Ruang Berita Terpercaya untuk Anda

PCO Buka Suara soal 1 Juta Sarjana Nganggur di Indonesia

ByAdmin Gelanggang

Jul 22, 2025

Fenomena lebih dari 1 juta sarjana menganggur di Indonesia mendapat sorotan tajam dari publik dan pengamat ketenagakerjaan. Menanggapi hal tersebut, Presidential Chief of Staff (PCO) akhirnya buka suara dan menilai bahwa kondisi ini merupakan cerminan ketidaksesuaian antara dunia pendidikan dan kebutuhan industri saat ini.

Sarjana Banyak, Lapangan Kerja Minim

Data dari Badan Pusat Statistik (BPS) menyebutkan bahwa pada tahun 2025, terdapat lebih dari 1 juta lulusan sarjana yang belum terserap di dunia kerja. Jumlah ini menunjukkan tingginya angka pengangguran terdidik di Tanah Air, yang ironisnya terus meningkat dari tahun ke tahun.

Menanggapi hal ini, PCO menyampaikan bahwa tantangan utama terletak pada keterampilan yang belum relevan dengan permintaan pasar kerja modern, khususnya di sektor teknologi, manufaktur digital, dan industri kreatif.

“Bukan hanya soal jumlah lowongan, tapi juga soal mismatch antara skill lulusan dan kebutuhan lapangan kerja,” ujar perwakilan PCO dalam konferensi pers di Jakarta, Senin (15/7).

Evaluasi Sistem Pendidikan

PCO juga menyoroti pentingnya evaluasi kurikulum di perguruan tinggi, terutama agar lulusan tidak hanya kuat secara teori tetapi juga memiliki keterampilan praktis dan kepemimpinan yang dibutuhkan di dunia kerja.

Pemerintah disebut tengah menyiapkan strategi lintas kementerian, termasuk menghubungkan dunia kampus dengan industri sejak mahasiswa masih dalam proses pendidikan. Kolaborasi ini mencakup program magang, pelatihan keterampilan digital, hingga kewirausahaan berbasis teknologi.

Perlu Dorongan dari Semua Pihak

Selain pemerintah, PCO juga mendorong agar perusahaan-perusahaan swasta aktif membuka ruang inkubasi dan pelatihan kerja, serta universitas untuk lebih responsif terhadap perkembangan tren pekerjaan global, seperti green jobs, ekonomi digital, dan remote working.


Masalah pengangguran sarjana bukan hanya soal angka, tetapi soal arah dan kecepatan penyesuaian sistem pendidikan nasional terhadap perubahan zaman. PCO menegaskan bahwa transformasi SDM adalah fondasi penting untuk menyambut Indonesia Emas 2045.


Selengkapnya di: Gelanggang News