Ruang Berita Terpercaya untuk Anda

Prabowo dan Putin Sepakati Kerja Sama Strategis Mulai dari Energi, Militer, hingga Antariksa

ByAdmin Gelanggang

Apr 14, 2026

GelanggangNews – MOSKWA – Pertemuan Presiden RI Prabowo Subianto dengan Presiden Rusia Vladimir Putin di Istana Kremlin, Moskwa, tidak hanya membahas geopolitik, tetapi juga menghasilkan sejumlah kesepakatan konkret kerja sama strategis di berbagai sektor.

Selama hampir lima jam pertemuan, kedua negara sepakat memperkuat kolaborasi jangka panjang, mulai dari energi, industri, hingga pendidikan dan teknologi.

Fokus pada Energi dan Hilirisasi

Sekretaris Kabinet, Teddy Indra Wijaya, menyebutkan bahwa kerja sama di sektor energi menjadi salah satu hasil utama pertemuan tersebut, terutama untuk mendukung ketahanan energi nasional.

“Disepakati beberapa poin, antara lain kerja sama di sektor ESDM jangka panjang, termasuk ketahanan energi migas dan hilirisasi,” ujar Teddy dalam keterangan Sekretariat Presiden, Selasa (14/4/2026). Kerja sama ini mencakup pengembangan minyak dan gas bumi, serta penguatan hilirisasi sumber daya alam untuk meningkatkan nilai tambah di dalam negeri.

Ekspansi Industri dan Investasi

Selain energi, Indonesia dan Rusia juga sepakat memperluas kerja sama di sektor industri dan investasi. Fokusnya diarahkan pada pembangunan industri di dalam negeri guna memperkuat basis manufaktur nasional.

“Keberlanjutan beberapa kerja sama di bidang pendidikan, riset, teknologi, pertanian, dan investasi di berbagai sektor, terutama pembangunan industri di Indonesia,” tuturnya. Langkah ini diharapkan dapat mendorong transfer teknologi sekaligus meningkatkan kapasitas produksi nasional.

Dari Militer hingga Antariksa

Presiden Rusia, Vladimir Putin, bahkan menawarkan kerja sama yang lebih luas, termasuk di sektor militer dan antariksa. “Sering sudah kita bahas bagaimana peluang untuk mengembangkan kerja sama di bidang tersebut. Antara lain kita bicara mengenai kerja sama di bidang energi, antariksa, pertanian, penghasilan industri, serta farmasi,” ujar Putin.

Ia menambahkan bahwa Rusia juga memberikan perhatian besar pada penguatan kerja sama militer, termasuk dalam bidang pendidikan. “Kami memberikan makna besar untuk mengembangkan kerja sama di bidang militer, antara lain di bidang pendidikan,” sambungnya.

Akses Kerja Sama Global dan BRICS

Putin juga menyoroti peluang kerja sama yang lebih luas seiring keikutsertaan Indonesia dalam BRICS. Menurutnya, hal ini membuka akses baru bagi Indonesia untuk terlibat dalam kerja sama ekonomi yang lebih besar, termasuk dengan Uni Ekonomi Eurasia (Eurasian Economic Union).

“Indonesia sudah menjadi anggota BRICS. Hal ini membuka peluang baru untuk mengembangkan kerja sama kita; kita bisa bicara mengenai kerja sama Uni Ekonomi Eurasia,” kata Putin.

Respons atas Dinamika Geopolitik

Di sisi lain, Prabowo mengungkapkan bahwa kunjungannya bertujuan untuk berkonsultasi mengenai perkembangan geopolitik global yang dinilai semakin dinamis. “Saya juga datang untuk berkonsultasi karena situasi geopolitik dunia mengalami perkembangan dan perubahan yang sangat cepat,” ujar Prabowo.

Ia menilai Rusia memiliki peran penting dalam menjaga stabilitas global di tengah ketidakpastian yang meningkat. “Kami memandang bahwa Rusia telah berperan sangat positif dalam menghadapi kondisi geopolitik yang penuh ketidakpastian ini,” jelasnya.