GelanggangNews – Perum Bulog menyiapkan penyaluran beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) Premium sebagai langkah strategis untuk meredam kenaikan harga beras yang terjadi di sejumlah daerah. Program ini diharapkan mampu menjaga stabilitas pasokan sekaligus memastikan masyarakat tetap dapat memperoleh beras berkualitas dengan harga yang terjangkau.
Direktur Utama Perum Bulog, Mayjen TNI Novi Helmy Prasetya, mengatakan penyaluran beras SPHP Premium merupakan bagian dari upaya pemerintah dalam mengendalikan inflasi pangan, khususnya komoditas beras yang belakangan mengalami kenaikan harga di tingkat konsumen. Menurutnya, stok Cadangan Beras Pemerintah (CBP) yang dikelola Bulog saat ini berada dalam kondisi aman sehingga siap digunakan untuk intervensi pasar.
Beras SPHP Premium akan didistribusikan melalui berbagai saluran, mulai dari pasar tradisional, toko pangan binaan pemerintah, koperasi, hingga jaringan ritel modern yang telah bekerja sama dengan Bulog. Dengan distribusi yang lebih luas, pemerintah berharap masyarakat dapat lebih mudah memperoleh beras dengan harga sesuai ketentuan yang telah ditetapkan.
Selain menjaga keterjangkauan harga, Bulog memastikan kualitas beras yang disalurkan tetap memenuhi standar. Beras SPHP Premium merupakan pengembangan dari program SPHP yang selama ini telah berjalan, dengan kualitas yang lebih baik agar dapat menjangkau kebutuhan masyarakat di berbagai segmen.
Pemerintah juga terus berkoordinasi dengan Badan Pangan Nasional (Bapanas), Kementerian Pertanian, serta pemerintah daerah untuk memantau perkembangan harga beras di seluruh Indonesia. Langkah tersebut dilakukan agar distribusi beras SPHP Premium dapat difokuskan ke wilayah-wilayah yang mengalami lonjakan harga paling tinggi.
Bulog mengimbau masyarakat untuk tidak melakukan pembelian secara berlebihan karena stok beras nasional dipastikan mencukupi. Pemerintah optimistis kehadiran beras SPHP Premium akan membantu menjaga stabilitas harga di pasar sekaligus mengendalikan laju inflasi pangan dalam beberapa pekan ke depan.
Ikuti perkembangan terbaru berita ekonomi hanya di Gelanggang News: https://gelanggangnews.com/













