GelanggangNews (Utama) – Batam – Seorang pria menjadi sasaran amukan massa di kawasan Legenda Malaka, Batam Kota pada Minggu malam, 12 Juli 2026, dengan video kejadian tersebut viral di media sosial.
Kabar yang beredar di media sosial menyebutkan kejadian tersebut merupakan aksi pembegalan, namun polisi membantah informasi itu. Kapolsek Batam Kota AKP Beny Syahrial melalui Kanit Reskrim Polsek Batam Kota Iptu Rahmat Susanto menegaskan bahwa peristiwa tersebut bukan aksi begal, melainkan berawal dari transaksi jual beli sepeda motor dengan sistem COD yang berujung penusukan.
Kronologi kejadian bermula ketika seorang pria berinisial S mencari sepeda motornya yang hilang melalui media sosial. S kemudian menemukan motor yang diduga miliknya sedang diperjualbelikan di salah satu postingan media sosial. S lalu menyamar sebagai pembeli dan membuat janji bertemu dengan penjual motor tersebut di kawasan Legenda Malaka untuk melakukan transaksi COD.
Saat bertemu di lokasi, S langsung mencocokkan nomor rangka dan nomor mesin kendaraan tersebut dengan surat kepemilikan yang ia miliki. Setelah dipastikan motor tersebut adalah miliknya, situasi berubah tegang. Terduga penjual motor kemudian nekat menikam dada S. Akibat penusukan tersebut, massa yang berada di sekitar lokasi mengira telah terjadi aksi pembegalan dan langsung menghajar pelaku sebelum diamankan oleh petugas Polsek Batam Kota.
Polisi mengungkapkan bahwa terduga pelaku masih berstatus anak di bawah umur dan berinisial DA. Baik korban penusukan maupun pelaku yang dihajar massa saat ini sama-sama menjalani perawatan intensif di rumah sakit akibat luka parah. Pihak Polsek Batam Kota menyatakan proses penyidikan dan pengambilan Berita Acara Pemeriksaan belum dapat dilakukan karena masih menunggu kondisi kesehatan kedua pihak pulih sepenuhnya untuk melanjutkan prosedur hukum.













