Sampah Antariksa Geger Lampung, Ternyata Sisa Roket China Terbakar Atmosfer

GelanggangNews – Warga Lampung dan Banten sempat digegerkan oleh penampakan benda bercahaya yang melintas di langit pada Sabtu malam, 4 April 2026. Benda tersebut terlihat seperti bola api dengan ekor panjang dan sempat viral di media sosial karena diduga meteor atau bahkan rudal. Namun, para ahli memastikan bahwa benda tersebut merupakan sampah antariksa sisa roket milik China.

Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) menjelaskan bahwa objek terang tersebut adalah pecahan roket China jenis CZ-3B yang masuk kembali ke atmosfer Bumi. Saat memasuki atmosfer, benda tersebut terbakar karena gesekan udara dan kemudian pecah menjadi beberapa bagian sehingga terlihat seperti meteor dari permukaan Bumi.

Fenomena ini terjadi sekitar pukul 19.56 WIB ketika ketinggian objek turun di bawah 120 kilometer dari permukaan Bumi. Pada ketinggian tersebut, atmosfer menjadi lebih padat sehingga benda luar angkasa yang masuk akan terbakar dan hancur. Cahaya terang yang dilihat warga sebenarnya berasal dari panas akibat gesekan udara dengan benda tersebut.

Peneliti dari Observatorium Astronomi Institut Teknologi Sumatera juga memastikan objek tersebut bukan komet atau meteor alami, melainkan benda buatan manusia berupa tubuh roket yang sudah tidak digunakan lagi dan kembali jatuh ke Bumi.

Peristiwa ini kembali mengingatkan tentang bahaya sampah antariksa. Sampah antariksa sendiri berasal dari sisa peluncuran roket, satelit yang sudah tidak aktif, maupun pecahan benda luar angkasa yang mengorbit Bumi. Jika jatuh ke Bumi, sebagian besar akan terbakar di atmosfer, namun tetap berpotensi berbahaya jika ada bagian yang tidak habis terbakar.

Fenomena di Lampung ini tidak berbahaya karena sebagian besar benda tersebut terbakar di atmosfer dan jatuh di wilayah laut Samudera Hindia.

Ikuti perkembangan terbaru teknologi & sains hanya di Gelanggang News:
https://gelanggangnews.com/

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *