Presiden Rusia, Vladimir Putin, mengungkapkan kesediaannya untuk melakukan perundingan dengan Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, yang baru saja dilantik, guna membahas konflik yang tengah berlangsung di Ukraina.
“Kami selalu menegaskan kesiapan untuk bernegosiasi, termasuk mengenai isu Ukraina,” kata Putin dalam wawancaranya dengan seorang jurnalis dari televisi pemerintah Rusia, seperti dikutip dari AFP, Jumat (24/1).
Amerika Serikat sebelumnya telah memperingatkan bahwa mereka akan menjatuhkan sanksi tambahan kepada Rusia jika Kremlin tidak segera mengakhiri aksi militernya di Ukraina, yang telah berlangsung selama tiga tahun.
Muncul harapan baru bahwa hubungan antara Washington dan Moskow dapat membaik setelah Trump kembali menduduki kursi kepresidenan. Trump dan Putin diketahui memiliki hubungan yang cukup baik, sehingga diharapkan mampu meredakan ketegangan antara kedua negara terkait konflik tersebut.

Trump secara terbuka menyatakan bahwa Putin berkeinginan untuk segera membuka jalur komunikasi dengannya demi mencari solusi atas konflik Rusia dan Ukraina. Politikus dari Partai Republik ini juga menyampaikan bahwa ia berencana segera berbicara dengan Putin.
Kremlin menyambut baik niat tersebut. Juru bicara Kremlin, Dmitry Peskov, menyebutkan bahwa Rusia siap menjalin dialog kembali dengan Amerika Serikat berdasarkan prinsip “kesetaraan dan saling menghormati,” seperti dilaporkan AFP.
Trump sendiri berulang kali menegaskan komitmennya untuk memediasi upaya perdamaian antara Rusia dan Ukraina. Namun, hingga saat ini, ia belum menjelaskan secara rinci strategi atau langkah konkret yang akan diambil untuk mencapai tujuan tersebut.
Sumber: www.gelanggangnews.com
