Polresta Pati kerahkan 113 personel amankan aksi Festival 1.000 Lilin

Pati – Kepolisian Resor Kota (Polresta) Pati mengerahkan sebanyak 113 personel untuk mengamankan aksi Festival 1.000 Lilin yang digelar di Alun-Alun Simpang Lima Pati pada Selasa malam (19/8). Kegiatan ini merupakan bentuk aksi solidaritas dan refleksi sosial atas sejumlah peristiwa kemanusiaan yang belakangan menjadi sorotan publik. Dalam rangka mengantisipasi potensi gangguan keamanan, pengamanan dilakukan secara ketat dan terpadu.

Kapolresta Pati, Kombes Pol Andhika Rama, menyatakan bahwa langkah ini diambil guna memastikan kegiatan berlangsung aman, tertib, dan kondusif. “Kami kerahkan 113 personel untuk amankan aksi Festival 1.000 Lilin. Ini bagian dari komitmen kami menjaga situasi kamtibmas tetap stabil, terlebih dalam kegiatan yang melibatkan kerumunan masyarakat,” ujarnya kepada awak media, Selasa sore.

Polresta Pati kerahkan 113 personel amankan aksi Festival 1.000 Lilin dengan melibatkan berbagai unsur satuan, mulai dari Sabhara, Intelkam, Lantas, hingga unit Reskrim. Selain itu, sejumlah petugas berpakaian sipil juga diterjunkan untuk memantau situasi di sekitar lokasi acara. Pengamanan tidak hanya dilakukan di titik pusat acara, tetapi juga di jalur-jalur akses menuju alun-alun dan area parkir.

Festival 1.000 Lilin yang diselenggarakan oleh sejumlah elemen masyarakat sipil dan aktivis kemanusiaan ini menjadi simbol keprihatinan atas berbagai isu sosial dan konflik yang terjadi, baik di dalam maupun luar negeri. Para peserta membawa lilin sebagai simbol harapan dan doa untuk perdamaian.

Menurut pantauan di lapangan, acara berjalan damai dan tertib, dengan dihadiri ratusan warga dari berbagai kalangan. Beberapa tokoh agama, seniman, dan pegiat sosial turut hadir dan menyampaikan orasi kebangsaan serta puisi reflektif. Dalam pengamanan ini, Polresta Pati kerahkan 113 personel amankan aksi Festival 1.000 Lilin hingga acara selesai sekitar pukul 22.00 WIB.

Kombes Pol Andhika juga mengimbau kepada seluruh peserta untuk tetap menjaga ketertiban dan tidak melakukan tindakan provokatif. “Kami mendukung penyampaian aspirasi yang damai, sesuai dengan aturan hukum yang berlaku. Kehadiran polisi adalah untuk memastikan hak-hak masyarakat terlindungi,” tambahnya.

Langkah Polresta Pati kerahkan 113 personel amankan aksi Festival 1.000 Lilin juga diapresiasi oleh panitia penyelenggara. Mereka menyebut pengamanan yang humanis dan profesional menjadi salah satu kunci keberhasilan acara berlangsung lancar. “Kami berterima kasih atas dukungan kepolisian yang menjaga suasana tetap damai,” ujar Lestari Wulandari, salah satu koordinator acara.

Aksi seperti Festival 1.000 Lilin menunjukkan bahwa masyarakat Pati memiliki kesadaran kolektif terhadap isu-isu kemanusiaan, serta pentingnya ruang ekspresi damai. Pengamanan yang optimal dari pihak kepolisian memastikan bahwa ruang demokrasi tetap hidup tanpa menimbulkan gangguan ketertiban umum.

Untuk laporan lengkap dan berita daerah lainnya, kunjungi www.gelanggangnews.com.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *