Pemerintah Kota Denpasar melalui Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) terus memantau ketersediaan dan distribusi LPG 3 Kg di berbagai wilayah di Denpasar. Langkah ini diambil untuk memastikan kebutuhan masyarakat, khususnya rumah tangga dan usaha mikro, dapat terpenuhi dengan baik.
Kepala Disperindag Kota Denpasar, Ni Nyoman Sri Utari, mengungkapkan bahwa timnya secara rutin melakukan pengecekan lapangan dan berkoordinasi dengan Pertamina terkait ketersediaan LPG 3 Kg. Dalam keterangannya pada Jumat (10/1/2024), ia menjelaskan sempat terjadi kekosongan stok di beberapa pangkalan dan pengecer. Hal ini disebabkan oleh keterlambatan pengiriman akibat hari libur nasional dan kepadatan lalu lintas menuju pangkalan.
Sebagai solusi, Pertamina telah menambah alokasi LPG 3 Kg melalui mekanisme extra dropping pada tanggal 25 Desember dan 1 Januari, masing-masing sebesar 100% dari alokasi harian. Penambahan ini bertujuan untuk memenuhi permintaan yang meningkat. Selain itu, Disperindag bersama Pertamina akan melakukan pemetaan wilayah dengan tingkat konsumsi tinggi agar distribusi gas dapat dilakukan lebih efektif.

Sri Utari juga mengimbau masyarakat untuk membeli LPG 3 Kg langsung di pangkalan resmi. Langkah ini diharapkan dapat mengurangi risiko kekosongan stok di warung-warung pengecer. “Kami mengajak masyarakat untuk membeli langsung di pangkalan resmi, karena saat ini Pertamina memprioritaskan pembelian oleh konsumen langsung di sana,” ujarnya.
Dengan langkah-langkah ini, Pemkot Denpasar berharap kebutuhan LPG 3 Kg masyarakat dapat terpenuhi dengan baik dan distribusinya tetap lancar.
Sumber: www.gelanggangnews.com








