Menindaklanjuti insiden kecelakaan pesawat Jeju Air yang terjadi pada bulan Desember lalu, pemerintah Korea Selatan memutuskan untuk memperpanjang penutupan Bandara Internasional Muan hingga 19 Januari 2025. Keputusan ini diambil untuk memberi waktu yang cukup guna melakukan perbaikan pada struktur tiang pemandu pendaratan di bandara tersebut. Selain itu, perbaikan serupa juga direncanakan untuk dilakukan di berbagai bandara lain yang ada di Korea Selatan.
Kementerian Perhubungan Korea Selatan dalam keterangannya menyatakan bahwa tujuh bandara domestik, termasuk Bandara Muan, memiliki struktur tanggul atau fondasi berbahan beton atau baja yang perlu diubah. Sebagai bagian dari upaya meningkatkan keselamatan, inspeksi khusus terhadap fasilitas bandara utama di seluruh Korea Selatan juga dijadwalkan berlangsung antara 13 hingga 21 Januari 2025..

Lebih lanjut, Kementerian Pertanahan, Infrastruktur, dan Transportasi juga mengumumkan rencana pemeriksaan menyeluruh terhadap semua bandara di negara tersebut pada 24 Januari 2025.
Beberapa struktur yang berpotensi menimbulkan bahaya bagi keselamatan penerbangan, seperti gundukan beton yang digunakan untuk menampung peralatan navigasi, akan dibongkar atau dibangun ulang. Salah satu contoh konkret adalah struktur beton setinggi dua meter di Bandara Internasional Muan yang diduga menjadi salah satu penyebab utama kecelakaan pesawat Jeju Air. Pemerintah berkomitmen untuk segera melakukan perbaikan pada struktur tersebut pada Januari 2025, dengan target penyelesaian perbaikan secara menyeluruh pada akhir 2025
Sumber: www.gelanggangnews.com











