GelanggangNews – Kapal Motor (KM) Cipta Anugerah meledak dan terbakar hebat di Pelabuhan Rauf Rahman, Kabupaten Kepulauan Selayar, Sulawesi Selatan (Sulsel), hingga menewaskan kapten kapal bernama Aryadin (40). Ledakan terjadi saat kapal diminta bergeser karena ada kapal lain yang akan bersandar.
Kepala Bidang Damkar pada Satpol PP, Damkar, dan Penyelamatan Selayar, Abdul Rahman, mengatakan bahwa insiden nahas tersebut terjadi pada Senin (16/3/2026) pagi sekitar pukul 06.30 Wita. Kapal tersebut sedianya tengah bersiap untuk bertolak menuju Kecamatan Pasimarannu.
Rahman mengungkapkan bahwa ledakan terjadi saat kapal diminta bergeser karena ada kapal lain yang hendak bersandar di dermaga. Saat mesin dinyalakan, tiba-tiba muncul ledakan keras dari tumpukan ribuan tabung gas.
“Karena tempat sandar Kapal Dharma Kartika itu ditempati KM Cipta Anugerah, maka kapal diminta untuk bergeser dari lokasi. Nah, pada saat itulah tiba-tiba terjadi ledakan,” ujar Rahman kepada media, Senin (16/3/2026).
Pihak pemadam kebakaran menduga terjadi kebocoran gas yang dipicu korsleting listrik pada bagian mesin kapal. Kondisi palka kapal yang penuh sesak oleh tabung gas membuat tekanan udara menjadi sangat tinggi.
“Dikhawatirkan ada korsleting yang kemudian secara bersamaan juga ada kebocoran gas. Jika ada kebocoran gas, maka sedikit saja percikan api bisa langsung memicu kebakaran,” jelasnya.
Selain memuat ribuan tabung gas, kapal tersebut juga mengangkut sejumlah drum berisi BBM. Hal inilah yang sempat menyulitkan petugas pemadam kebakaran saat melakukan proses pemadaman api.
“Kapal memuat hampir 3.000 tabung gas berbagai ukuran, dari 3 kg sampai 12 kg. Selain itu, kapal tersebut juga memuat BBM jenis Pertalite dan Solar,” ungkap Rahman.
Saat kejadian, terdapat lima ABK di atas kapal. Dilaporkan satu orang tewas dan satu lainnya belum ditemukan. “Dari lima ABK kapal, satu orang meninggal dunia dan satu masih dalam pencarian. Sementara tiga orang lainnya selamat dan mengalami luka ringan,” tambahnya.
Korban meninggal dunia diketahui merupakan kapten kapal bernama Aryadin (40) yang terjebak di tengah kobaran api. Sementara itu, satu kru bernama Jaya (40) hingga saat ini masih dalam pencarian tim SAR gabungan. Adapun tiga korban selamat yang mengalami luka, yakni Irfan (35), Ilham (33), dan Ihsan (45), kini telah mendapatkan perawatan medis.











