Teknologi 5G kini semakin berkembang pesat di Indonesia, dan Telkomsel menjadi salah satu operator yang aktif dalam ekspansi jaringan ini. Sepanjang tahun 2024, perusahaan ini telah memperluas cakupan 5G ke berbagai wilayah strategis, termasuk perumahan, kawasan bisnis, dan kota-kota besar. Tahun 2025, langkah ekspansi ini akan terus dilakukan guna menjangkau lebih banyak pengguna.
Dalam Tech and Telco Summit 2025, Direktur Jaringan Telkomsel, Indra Mardiatna, menegaskan bahwa 5G memiliki peran vital dalam mempercepat transformasi digital di Indonesia. “Kami ingin memastikan bahwa jaringan 5G dapat diakses oleh lebih banyak daerah yang memiliki kebutuhan tinggi terhadap teknologi ini,” ujarnya.
Saat ini, ada 11,5 juta pelanggan Telkomsel yang telah menggunakan perangkat 5G, dengan 22% di antaranya berasal dari Bali atau sekitar 2,53 juta pengguna. Fakta ini menunjukkan besarnya potensi sektor pariwisata dan ekonomi digital di wilayah tersebut.

Selain meningkatkan pengalaman pengguna, ekspansi jaringan 5G juga membuka peluang besar bagi industri. Dengan kecepatan tinggi dan latensi rendah, teknologi ini mendukung inovasi dalam berbagai bidang, seperti otomasi industri, kendaraan otonom, dan layanan cloud yang lebih efisien.
Meski demikian, tantangan utama dalam implementasi 5G di Indonesia masih berkaitan dengan aksesibilitas dan biaya. Oleh karena itu, Telkomsel berharap adanya sinergi dengan pemerintah serta berbagai pemangku kepentingan guna memastikan layanan ini lebih luas dan terjangkau bagi masyarakat. Jika ekosistem ini terus berkembang, bukan tidak mungkin 5G akan menjadi tulang punggung ekonomi digital Indonesia di masa depan.
Sumber : www.gelanggangnews.com











