Laporan Terkini Banjir Jakarta: 16 RT di Jakarta Barat Masih Tergenang hingga Senin Pagi

GelanggangNews – JAKARTA – Memasuki awal pekan, Senin (9/3/2026), sejumlah wilayah di Jakarta dilaporkan masih berjuang menghadapi genangan air akibat intensitas hujan tinggi yang mengguyur sejak hari sebelumnya. Berdasarkan laporan terbaru yang dirilis oleh Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta, hingga pukul 06.00 WIB tercatat sebanyak 16 RT dan 2 ruas jalan utama masih terendam banjir.

Sejauh ini, titik banjir terkonsentrasi di wilayah Jakarta Barat dengan ketinggian air yang cukup bervariasi, mulai dari genangan ringan hingga mencapai puncaknya di angka 90 cm.

Kondisi Wilayah Terdampak di Jakarta Barat

BPBD mencatat curah hujan ekstrem yang diperparah dengan luapan beberapa aliran kali menjadi pemicu utama genangan di titik-titik berikut:

  • Kelurahan Rawa Buaya (7 RT): Menjadi wilayah dengan dampak terdalam, di mana ketinggian air mencapai 60 hingga 90 cm. Kondisi ini dipicu sepenuhnya oleh intensitas curah hujan yang sangat tinggi.

  • Kelurahan Duri Kosambi (4 RT): Air merendam pemukiman warga dengan ketinggian 30 hingga 80 cm akibat luapan Kali Semanan.

  • Kelurahan Kembangan Utara (2 RT): Terendam dengan ketinggian 40 hingga 60 cm akibat kombinasi hujan dan luapan air sungai.

  • Kelurahan Kembangan Selatan (2 RT): Genangan setinggi 50 cm dilaporkan terjadi akibat luapan Kali Pelopor.

  • Kelurahan Jelambar (1 RT): Ketinggian air terpantau stabil di angka 30 cm imbas dari luapan Kali Grogol.


Akses Jalan yang Terganggu

Selain kawasan pemukiman, mobilitas warga di hari Senin pagi ini turut terhambat oleh genangan di dua ruas jalan utama. Ketinggian air di jalanan terpantau berkisar antara 15 hingga 70 cm, yang disebabkan oleh luapan Kali Angke.

Dua titik jalan tersebut adalah:

  1. Jalan Kapuk Muara Raya, Kelurahan Kapuk Muara.

  2. Lampu Merah Luar Kembangan Raya, Kelurahan Kembangan Selatan.


Sebaran Titik Pengungsian Warga

Seiring dengan meningkatnya permukaan air, ratusan warga telah dievakuasi ke berbagai fasilitas umum seperti masjid dan sekolah. Berikut adalah rincian data pengungsi per pagi ini:

  • Kedaung Kali Angke: Sebanyak 138 jiwa (44 KK) mengungsi di Masjid Jami AlKhaeer, Masjid Uswatun Hasanah, dan Masjid Jami Al Fudhollah.

  • Kembangan Selatan: Tercatat 130 jiwa (40 KK) menempati Masjid AtTaqwa dan Majlis Darul Muhyi.

  • Kembangan Utara: Titik pengungsian paling padat dengan total 141 jiwa (49 KK) yang tersebar di Masjid Jami Al Ikhlas, Mushola At Tihanah, Ruang Literasi, SDN 05/08, dan Sekolah SDSN 01 Pagi.

  • Jelambar: Sebanyak 30 jiwa (10 KK) mengungsi di Mushola At-Taqwa.


Upaya Penanganan

Pihak BPBD DKI Jakarta bersama Dinas Gulkarmat, Dinas Lingkungan Hidup, dan instansi terkait lainnya terus melakukan upaya penyedotan air di lokasi tergenang. Personel lapangan juga disiagakan untuk membantu proses evakuasi warga yang masih terjebak di dalam rumah.

Warga diimbau untuk tetap berhati-hati terhadap potensi hujan susulan dan selalu memantau informasi resmi melalui aplikasi Jakarta Kini (JAKI) atau layanan darurat Jakarta Siaga 112.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *