GelanggangNews – UNGARAN – Insiden kebakaran hebat menghanguskan lima bangunan warung semi permanen di kawasan Krajan Kidul, Kelurahan Wujil, Kecamatan Bergas, Kabupaten Semarang pada Selasa pagi (14/4/2026). Amukan si jago merah yang terjadi sekitar pukul 10.15 WIB tersebut diduga kuat dipicu oleh api kompor yang ditinggal saat memasak.
Kronologi Kejadian
Peristiwa bermula ketika aktivitas warga berjalan normal. Hendra Maulana (19), seorang saksi mata yang saat itu tengah berada di bengkel dekat lokasi, mengaku terkejut mendengar teriakan minta tolong dari arah deretan warung.
“Saya melihat ada orang berlari sambil berteriak histeris meminta tolong. Begitu saya dekati, api sudah berkobar di sekitar kompor dan wajan di salah satu kios,” terang Hendra saat memberikan keterangan di lokasi kejadian.
Melihat api yang mulai membesar, Hendra bersama warga sekitar sempat melakukan upaya pemadaman mandiri secara darurat. Mereka menggunakan kain basah dan menyiramkan air seadanya ke titik api. Meski sempat terlihat mereda, namun material bangunan yang didominasi bahan semi permanen membuat api dengan cepat merembet ke bagian belakang.
Api Merambat dengan Cepat
Kondisi bangunan yang rapat mengakibatkan api sulit dikendalikan secara manual. Dalam waktu singkat, api menjalar ke bangunan di belakang titik awal kebakaran, hingga akhirnya melalap habis lima kios di area tersebut. Beruntung, pemilik warung dan orang yang sedang memasak berhasil menyelamatkan diri sebelum api mengepung seluruh bangunan.
Penanganan oleh Tim Damkar
Mendapat laporan dari warga, Satpol PP dan Pemadam Kebakaran (Damkar) Kabupaten Semarang segera menerjunkan personel ke lokasi untuk melokalisir api agar tidak merembet ke pemukiman penduduk yang lebih luas.
Kabid Linmas Satpol PP dan Damkar Kabupaten Semarang, Joko Sukaryono, mengonfirmasi bahwa penyebab utama kebakaran adalah kelalaian saat beraktivitas di dapur.
Total Armada: 4 unit mobil pemadam kebakaran dikerahkan.
Penyebab: Api berasal dari kompor salah satu warung.
Dampak: 5 unit warung semi permanen rusak berat.
“Kami mengerahkan empat armada pemadam untuk melakukan penanganan di lokasi. Saat ini api sudah berhasil dipadamkan dan sedang dalam proses pendinginan,” ujar Joko.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada laporan mengenai korban jiwa dalam peristiwa ini. Namun, kerugian materiil diperkirakan mencapai puluhan juta rupiah mengingat bangunan beserta isinya tidak sempat diselamatkan.

