Kisah Siswa Sekolah Rakyat di Jaktim, Dari Belum Pernah Menyentuh Laptop Kini Jadi Jago Desain Grafis

GELANGGANG NEWS — Perjalanan seorang siswa Sekolah Rakyat di Jakarta Timur menjadi sorotan publik setelah kisah transformasinya dari anak yang belum pernah menyentuh laptop hingga kini mahir dalam desain grafis viral di berbagai platform. Perubahan besar ini menjadi bukti bahwa akses pendidikan dan kesempatan yang tepat mampu membuka potensi luar biasa dalam diri anak-anak dari latar belakang sederhana.

Siswa bernama Rama (16) ini berasal dari keluarga kurang mampu. Sejak kecil, ia tidak pernah memiliki perangkat digital termasuk ponsel pribadi. Ketika pertama kali masuk Sekolah Rakyat—sebuah lembaga pendidikan alternatif yang memberikan akses belajar gratis—Rama bahkan belum mengetahui cara menyalakan komputer. Namun kondisi itu tidak membuatnya mundur. Justru, rasa ingin tahunya membuat ia bersemangat mencoba hal baru.

Segalanya berubah ketika Rama mengikuti kelas desain grafis dasar yang diselenggarakan relawan pengajar. Pada awalnya, ia kesulitan memahami perangkat lunak desain dan sering kali ketinggalan dari teman-temannya. Tetapi melalui latihan rutin, bimbingan intensif, serta ketekunan luar biasa, kemampuan Rama berkembang pesat. Ia mulai mampu membuat poster sederhana, lalu beranjak ke ilustrasi digital, hingga akhirnya menghasilkan karya yang dinilai setara dengan desainer pemula profesional.

Keberhasilan Rama tidak hanya membuat para guru bangga, tetapi juga menginspirasi banyak siswa lainnya. Pihak sekolah menyebutkan bahwa perkembangan Rama menjadi salah satu bukti kuat bahwa pendidikan inklusif sangat diperlukan untuk membuka peluang bagi anak-anak dari berbagai latar ekonomi. Relawan pengajar yang terlibat juga merasa terharu melihat semangat dan disiplin yang ditunjukkan Rama sepanjang proses belajar.

Kini, Rama telah menerima beberapa permintaan desain dari UMKM sekitar tempat tinggalnya. Ia membuat logo, poster promosi, hingga konten media sosial. Dari pekerjaan tersebut, ia mulai mendapatkan penghasilan kecil yang membantu keluarganya. Meski masih dalam tahap belajar, bakat dan etos kerjanya menunjukkan potensi besar untuk masa depannya di dunia kreatif.

Pakar pendidikan menilai kisah Rama sebagai contoh nyata bahwa talenta anak bangsa dapat tumbuh maksimal bila diberi akses dan fasilitas yang memadai. Mereka menegaskan bahwa program-program inklusif seperti Sekolah Rakyat perlu diperluas, karena mampu mengasah keterampilan relevan yang dibutuhkan di era digital. Lebih dari sekadar pengetahuan akademik, keterampilan seperti desain grafis memberikan peluang karier masa depan yang cerah.

Masyarakat yang terdorong oleh kisah ini mulai memberikan dukungan berupa donasi perangkat dan software legal untuk membantu lebih banyak siswa belajar desain grafis maupun keterampilan digital lainnya. Para relawan berharap semakin banyak anak yang dapat merasakan perubahan besar seperti yang dialami Rama.

Gelanggang News akan terus merangkum kisah-kisah inspiratif dari berbagai penjuru Indonesia, menghadirkan cerita yang membuka mata bahwa kesempatan dan pendidikan berkualitas dapat mengubah kehidupan. Kami berkomitmen menghadirkan berita mendalam yang menyentuh sisi kemanusiaan pembaca.

Selengkapnya hanya di Gelanggang News:www.gelanggangnews.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *