Dalam upaya mempercepat transformasi digital dan membangun ekosistem talenta digital di Indonesia, Kementerian Komunikasi dan Digital (Kemkomdigi) bersama Amazon Web Services (AWS) menyelenggarakan kompetisi Terampil di Awan. Kompetisi ini bertujuan untuk mengembangkan keterampilan cloud computing serta pemanfaatan kecerdasan buatan (AI) bagi siswa Sekolah Menengah Kejuruan (SMK).
Acara ini menargetkan SMK yang berada di kawasan industri, seperti Kabupaten Bekasi dan Kota Karawang. Antusiasme terhadap kompetisi ini begitu besar, dengan sekitar 30.000 peserta turut berpartisipasi dalam proses seleksi dan pelatihan yang berlangsung selama dua bulan. Para peserta mendapatkan kesempatan untuk mempelajari dan mengaplikasikan teknologi generative AI menggunakan berbagai perangkat dan layanan dari AWS.
Babak Final: Lima Tim Terbaik Tampilkan Inovasi AI
Setelah melalui berbagai tahapan seleksi, lima tim terbaik berhasil melaju ke babak final yang diselenggarakan di Balai Pelatihan dan Pengembangan Teknologi Informasi dan Komunikasi (BPPTIK) Cikarang, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat. Pada kesempatan ini, para peserta memamerkan inovasi berbasis AI yang mereka kembangkan.
Beberapa karya unggulan yang diperkenalkan dalam kompetisi ini mencakup:
Solusi Desain Interior Berbasis AI: Aplikasi ini membantu pengguna dalam merancang tata letak ruangan secara otomatis dengan menyesuaikan preferensi dan kebutuhan pengguna.
Aplikasi Wisata Interaktif: Platform ini memberikan rekomendasi destinasi wisata yang dipersonalisasi, lengkap dengan panduan perjalanan berbasis AI.
Story First: Sebuah aplikasi yang mengubah pengalaman membaca menjadi lebih interaktif dan menarik, dengan fitur AI yang menyesuaikan cerita berdasarkan preferensi pengguna.
Para finalis menampilkan inovasi mereka di hadapan para juri dan tamu undangan, menunjukkan bahwa siswa SMK Indonesia mampu menguasai teknologi AI serta menciptakan solusi yang relevan bagi masyarakat.
Dukungan dari Pemerintah dan Industri
Menteri Komunikasi dan Digital, Meutya Hafid, yang hadir membuka acara puncak kompetisi, memberikan apresiasi terhadap inisiatif ini. Menurutnya, kompetisi seperti ini berperan penting dalam mendorong percepatan transformasi digital di Indonesia, yang merupakan bagian dari target besar menuju Indonesia Emas 2045.
“Kami melihat bahwa inovasi yang dihasilkan oleh para peserta sangat menarik dan memiliki potensi untuk dikembangkan lebih lanjut. Kompetisi ini bukan hanya ajang untuk menunjukkan keterampilan, tetapi juga menjadi wadah bagi generasi muda dalam membangun solusi berbasis teknologi,” ujar Meutya.
Di sisi lain, Country Manager AWS Data Center Indonesia, Winu Adiarto, menekankan bahwa acara ini bukan sekadar perlombaan, melainkan juga sebuah perayaan atas inovasi yang telah dikembangkan oleh para talenta digital Indonesia.
“Selama dua bulan terakhir, para peserta telah belajar dan bereksperimen dengan teknologi generative AI. Ini membuktikan bahwa bangsa Indonesia memiliki potensi besar dalam menguasai dan mengembangkan teknologi berbasis AI,” kata Winu.
AWS berharap kerja sama ini dapat terus berlanjut di masa depan, tidak hanya dalam bentuk kompetisi, tetapi juga melalui berbagai inisiatif lain yang bertujuan untuk meningkatkan keterampilan digital bagi generasi muda Indonesia.

Menuju Masa Depan Digital Indonesia
Kompetisi Terampil di Awan membuktikan bahwa siswa SMK di Indonesia memiliki kemampuan untuk beradaptasi dan bersaing dalam dunia digital. Melalui pelatihan yang intensif dan pemanfaatan teknologi AI, para peserta berhasil menciptakan solusi inovatif yang dapat memberikan manfaat bagi masyarakat.
Diharapkan, inisiatif seperti ini dapat terus berkembang dan melahirkan lebih banyak talenta digital yang siap berkontribusi bagi kemajuan bangsa. Transformasi digital bukan hanya menjadi visi masa depan, tetapi juga sebuah kenyataan yang sedang dibangun oleh generasi muda Indonesia.
Sumber : www.gelanggangnews.com











