GELANGGANG NEWS – Direktur Utama PT Sritex Tbk, yang baru-baru ini dinyatakan jadi tersangka korupsi kredit bank, menyampaikan klaim tidak terlibat dalam kasus yang menyeret namanya. Pernyataan tersebut disampaikan dalam konferensi pers usai menjalani pemeriksaan oleh aparat penegak hukum.
Kasus ini bermula dari dugaan penyalahgunaan fasilitas kredit bank yang merugikan negara triliunan rupiah. Dalam proses penyelidikan, nama Dirut Sritex muncul sebagai salah satu tersangka. Namun, dalam keterangan resminya, ia menegaskan bahwa dirinya tidak terlibat langsung dalam tindak pidana tersebut.
Pernyataan ini menjadi sorotan utama publik dan media. Kasus ini juga menimbulkan pertanyaan besar tentang akuntabilitas dan tata kelola perusahaan. Sejumlah pihak berharap agar proses hukum berjalan transparan dan adil. Adanya klaim dari pihak Dirut Sritex yang menyatakan jadi tersangka korupsi kredit bank, Dirut Sritex klaim tak terlibat menjadi bagian penting dalam narasi hukum yang sedang berlangsung.
Pihak kepolisian menyatakan bahwa penetapan tersangka berdasarkan hasil penyelidikan dan bukti yang cukup. Namun, mereka juga memastikan proses hukum akan tetap menghormati asas praduga tak bersalah hingga adanya putusan pengadilan. “Meski sudah jadi tersangka, yang bersangkutan berhak memberikan klarifikasi,” ujar Kepala Satuan Reskrim.
Pengamat hukum tata negara, Prof. Hasan Lubis, menyebutkan bahwa kasus seperti ini biasa terjadi di perusahaan besar yang memiliki jaringan transaksi rumit. Menurutnya, jadi tersangka korupsi kredit bank, Dirut Sritex klaim tak terlibat adalah klaim yang sering muncul, tapi bukti hukum harus menjadi patokan utama. “Yang terpenting adalah transparansi dan proses hukum yang tidak memihak,” ujarnya.

Sementara itu, manajemen PT Sritex juga menyatakan dukungan terhadap proses hukum dan menegaskan bahwa perusahaan akan terus melakukan audit internal untuk menjaga integritas dan tata kelola perusahaan. Langkah ini penting untuk meredam kekhawatiran investor dan publik.
Kasus ini kembali menyoroti pentingnya pengawasan ketat terhadap fasilitas kredit bank yang melibatkan perusahaan besar. Jadi tersangka korupsi kredit bank, Dirut Sritex klaim tak terlibat menjadi topik hangat di kalangan pengamat ekonomi dan hukum karena berdampak pada reputasi perusahaan dan stabilitas sektor perbankan.
Hingga saat ini, penyidikan masih berlangsung dan banyak pihak menunggu perkembangan terbaru dari kasus ini. Masyarakat diharapkan dapat mengikuti informasi secara objektif dan menghindari asumsi yang belum berdasar.
Untuk informasi terbaru dan analisis mendalam terkait perkembangan kasus jadi tersangka korupsi kredit bank, Dirut Sritex klaim tak terlibat, pembaca dapat mengakses berita lengkap di portal resmi kami: www.gelanggangnews.com.









