Gempa Magnitudo 5,0 Guncang Laut Banda, Maluku

GelanggangNews – Wilayah Laut Banda, Provinsi Maluku diguncang gempa bumi tektonik berkekuatan magnitudo 5,0 pada Kamis (26/2/2026) dini hari sekitar pukul 05:04 WIT, menurut analisis terbaru dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG). Episenter gempa berada di laut, sekitar 199 kilometer barat laut Maluku Tenggara, dengan kedalaman sekitar 42 kilometer, menjadikannya gempa bumi dangkal yang diakibatkan oleh aktivitas deformasi batuan di Lempeng Laut Banda.

Mekanisme sumber gempa menunjukkan adanya pergerakan mendatar naik (oblique thrust fault), yang menyebabkan getaran terasa nyata di beberapa wilayah. Estimasi shakemap BMKG menunjukkan gempa ini dirasakan di wilayah Seram Bagian Timur pada skala intensitas II–III MMI — terasa seperti getaran kuat saat truk berlalu dan dirasakan nyata di dalam rumah.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada laporan resmi terkait kerusakan bangunan atau korban jiwa akibat gempa tersebut. BMKG memastikan hasil pemodelan menunjukkan gempa ini tidak berpotensi memicu gelombang tsunami, sehingga masyarakat dihimbau tetap tenang namun waspada terhadap gempa susulan.

Fenomena gempa bumi di wilayah Maluku bagian laut bukan hal yang jarang. Aktivitas sesar dan pertemuan lempeng tektonik di kawasan Indonesia timur, termasuk Lempeng Laut Banda, memang sering memicu guncangan gempa moderat hingga kuat dalam beberapa tahun terakhir. Data BMKG mencatat sejumlah gempa berkekuatan 5,0 atau lebih yang mengguncang Laut Banda dan perairan sekitar Maluku sepanjang beberapa bulan terakhir, semuanya tanpa menimbulkan potensi tsunami.

BMKG terus memantau pergerakan gempa di wilayah tersebut dan menyarankan warga, khususnya di daerah pesisir dan kawasan rawan bencana, selalu mengikuti informasi resmi dari kanal komunikasi BPBD setempat dan BMKG untuk mengantisipasi gempa susulan.

Ikuti perkembangan terbaru berita nasional hanya di Gelanggang News:
https://gelanggangnews.com/

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *