Gagal Menyalip dan Tak Pakai Helm, Dua Remaja Tewas dalam Kecelakaan di Buleleng

GelanggangNews – BULELENG – Kecelakaan lalu lintas menimbulkan dua korban jiwa di jalur utama Singaraja–Gilimanuk kilometer 61, tepatnya di wilayah Banjar Dinas Tegal Sari, Desa Sumberkima, Kecamatan Gerokgak, Kabupaten Buleleng, Bali.

Kepala Seksi (Kasi) Humas Polres Buleleng, Iptu Yohana Rosalin Diaz, menyampaikan bahwa kecelakaan tersebut terjadi pada Sabtu (28/3/2026) sekitar pukul 23.20 Wita. Kedua korban yang masih remaja dinyatakan meninggal dunia pada Minggu (29/3/2026).

Kecelakaan melibatkan sepeda motor Yamaha Nmax dengan nomor polisi DK 4325 UCA yang dikendarai pria berinisial PAK (28), asal Desa Penyabangan, dan Yamaha Jupiter MX yang dikendarai IKDMAS (17), seorang pelajar asal Desa Sumberkima. Saat kejadian, IKDMAS tengah berboncengan dengan WAM (16), remaja asal Desa Pejarakan.

Kronologi Kejadian

Yohana menjelaskan, kecelakaan diduga terjadi saat salah satu pengendara melakukan manuver untuk mendahului kendaraan lain.

“Berdasarkan hasil olah tempat kejadian perkara (TKP), pengendara Yamaha Nmax yang datang dari arah barat (arah Gilimanuk ke Singaraja) diduga mengambil haluan terlalu ke kanan saat mendahului kendaraan di depannya tanpa memperhatikan arus lalu lintas dari arah berlawanan,” katanya dalam keterangan tertulis, Minggu.

Pada saat yang bersamaan, dari arah timur atau arah Buleleng, melaju sepeda motor Yamaha Jupiter MX. Jarak yang sudah terlalu dekat membuat tabrakan tidak dapat dihindari. Benturan keras tersebut menyebabkan kedua pengendara mengalami luka berat.

Kondisi Korban

  • IKDMAS: Dilaporkan meninggal dunia pada Minggu dini hari sekitar pukul 00.50 Wita akibat cedera kepala berat dan patah tulang leher.

  • PAK: Sempat mendapat penanganan di Puskesmas Gerokgak II, namun dinyatakan meninggal dunia pada pukul 01.08 Wita karena cedera kepala berat.

  • WAM: Penumpang Jupiter MX ini mengalami patah tulang kaki kanan. Korban sempat dirawat di Puskesmas Gerokgak II sebelum akhirnya dirujuk ke RSUD Singaraja.

Kelalaian Faktor Keselamatan

Pihak kepolisian juga mengungkapkan bahwa ketiga korban tidak menggunakan helm saat kejadian, yang secara signifikan memperparah dampak kecelakaan.

“Faktor keselamatan menjadi perhatian serius dalam kasus ini. Kami turut berduka cita dan mengimbau masyarakat, khususnya pengendara roda dua, untuk selalu mematuhi aturan lalu lintas, menggunakan helm, serta tidak melakukan manuver berbahaya seperti mendahului tanpa perhitungan,” lanjut Yohana.

Saat ini, kasus kecelakaan tersebut masih ditangani oleh Unit Laka Lantas Polsek Gerokgak, Polres Buleleng.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *