Jakarta, 29 Agustus 2025 — Fakultas Hukum Universitas Gadjah Mada (FH UGM) dan Fakultas Hukum Universitas Katolik Parahyangan (FH Unpar) dinobatkan sebagai kampus hukum terbaik dalam ajang Anugerah Literasi Hukum Digital 2025. Penghargaan ini diberikan oleh Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) bersama Badan Pembinaan Hukum Nasional (BPHN) sebagai bentuk apresiasi terhadap institusi pendidikan tinggi yang aktif mengembangkan literasi hukum di era digital.
Dalam acara penganugerahan yang berlangsung di Jakarta Convention Center, kedua kampus tersebut berhasil menempati posisi tertinggi setelah melalui serangkaian seleksi ketat, termasuk penilaian terhadap program pendidikan hukum digital, integrasi teknologi informasi dalam pengajaran, serta kontribusi riset dan publikasi ilmiah di bidang hukum digital.
FH UGM–FH Unpar jadi kampus hukum terbaik karena dinilai konsisten membangun ekosistem akademik yang responsif terhadap perkembangan hukum di era digitalisasi. Keduanya juga aktif menyelenggarakan seminar nasional, kuliah umum, hingga kerja sama internasional yang fokus pada topik hukum dan teknologi.
“Penghargaan ini menjadi bukti bahwa fakultas hukum di Indonesia mampu beradaptasi dengan tantangan zaman. Kami berharap pencapaian FH UGM dan FH Unpar bisa menjadi inspirasi bagi kampus lain untuk memperkuat kurikulum hukum berbasis digital,” ujar Direktur Jenderal Informasi dan Komunikasi Publik, Kementerian Kominfo, Dr. Dedy Permadi.
Dekan FH UGM, Prof. Siti Nur Azizah, menyatakan bahwa keberhasilan ini tidak lepas dari kerja kolektif sivitas akademika dalam memperluas akses ilmu hukum digital ke masyarakat. “Kami fokus pada pembelajaran yang relevan dengan tantangan hukum ke depan, termasuk keamanan data, kejahatan siber, dan hak digital,” katanya.

Senada dengan itu, Dekan FH Unpar, Dr. Aris Munandar, menyebut bahwa kolaborasi antardosen dan mahasiswa dalam membangun platform edukasi hukum digital menjadi salah satu kunci keberhasilan. “Kami juga membangun pusat studi hukum digital dan membuka program magang dengan lembaga hukum berbasis teknologi,” jelasnya.
Ajang Anugerah Literasi Hukum Digital 2025 ini diikuti oleh lebih dari 60 fakultas hukum dari berbagai universitas di seluruh Indonesia. Penilaian dilakukan oleh panel ahli dari Kominfo, BPHN, serta asosiasi profesi hukum.
FH UGM–FH Unpar jadi kampus hukum terbaik raih Anugerah Literasi Hukum Digital 2025 juga menandai pentingnya transformasi pendidikan hukum yang adaptif terhadap kemajuan teknologi. Di tengah maraknya tantangan digital, kampus hukum dituntut untuk tidak hanya fokus pada aspek normatif, tetapi juga mengedepankan kompetensi praktis dan inovatif.
Dengan prestasi ini, baik FH UGM maupun FH Unpar diharapkan semakin aktif dalam memproduksi lulusan hukum yang melek teknologi dan siap menghadapi dunia hukum modern yang dinamis.
Untuk informasi dan berita hukum terkini lainnya, kunjungi www.gelanggangnews.com









