Tangerang, GELANGGANG NEWS – Aksi kejahatan jalanan kembali terjadi di wilayah Tangerang. Kali ini, dua remaja di Tangerang jadi korban begal modus tanya alamat, motor raib digondol pelaku dalam peristiwa yang terjadi pada Jumat malam, 15 Agustus 2025, di kawasan Jalan Raya Perintis Kemerdekaan, Kecamatan Karawaci.
Peristiwa bermula saat dua korban berinisial RZ (17) dan AL (16) tengah mengendarai sepeda motor sepulang dari kegiatan sekolah. Saat melintas di area minim penerangan, mereka dihentikan oleh dua orang tak dikenal yang berpura-pura menanyakan alamat sebuah tempat.
“Saat kami berhenti, salah satu pelaku berpura-pura membuka ponsel seolah mencari lokasi. Tiba-tiba pelaku lainnya menodongkan benda tajam ke arah kami dan meminta kunci motor,” ujar RZ, salah satu korban, saat ditemui wartawan.
Kejadian dua remaja di Tangerang jadi korban begal modus tanya alamat, motor raib tersebut berlangsung cepat. Para pelaku langsung melarikan diri dengan membawa motor milik korban, meninggalkan keduanya dalam keadaan syok. Beruntung, tidak ada luka serius dalam insiden tersebut, namun kedua korban mengalami trauma dan kehilangan barang berharga.
Kapolsek Karawaci, Kompol Edi Santoso, membenarkan laporan tersebut. Pihaknya telah menerima pengaduan dari korban dan tengah melakukan penyelidikan. “Kami sedang mengumpulkan bukti dari kamera CCTV di sekitar lokasi. Modus ini bukan pertama kali terjadi. Masyarakat kami imbau untuk waspada terhadap orang tak dikenal yang berpura-pura butuh bantuan,” tegas Kompol Edi.
Kejadian dua remaja di Tangerang jadi korban begal modus tanya alamat, motor raib menambah deretan kasus kejahatan dengan modus serupa yang marak di beberapa wilayah pinggiran kota. Kepolisian menduga pelaku merupakan bagian dari sindikat pencurian kendaraan bermotor yang kerap menyasar remaja dan pelajar.
Pengamat kriminal dari Universitas Indonesia, Dr. Arief Wibowo, menyebut modus tanya alamat merupakan taktik klasik yang masih efektif karena memanfaatkan empati korban. “Pelaku mengeksploitasi naluri sosial manusia untuk membantu. Ketika korban lengah, itulah momen pelaku beraksi,” ungkapnya.

Sebagai langkah preventif, masyarakat disarankan untuk:
Tidak mudah berhenti jika dihentikan orang asing di lokasi sepi,
Menghindari berkendara malam hari sendirian,
Mengaktifkan fitur pelacakan kendaraan,
Segera melapor ke polisi bila merasa diikuti atau dicurigai.
Pihak kepolisian juga tengah menggalakkan patroli rutin di wilayah rawan begal, termasuk melibatkan warga dalam sistem keamanan lingkungan.
Peristiwa dua remaja di Tangerang jadi korban begal modus tanya alamat, motor raib menjadi pengingat bagi masyarakat, khususnya kalangan muda, untuk selalu waspada saat berkendara, terutama di malam hari dan lokasi yang kurang penerangan.
Ikuti perkembangan kasus ini dan berita kriminal terkini lainnya hanya di www.gelanggangnews.com.









