GelanggangNews – Pekan terakhir fase liga Europa League 2025/2026 menghadirkan emosi yang kontras bagi dua pilar Timnas Indonesia. Calvin Verdonk sukses memastikan satu tempat di babak gugur, sementara Dean James harus menerima kenyataan pahit tersingkir dari kompetisi kasta kedua Eropa tersebut.
Seluruh 18 pertandingan yang digelar serentak pada Jumat (30/1/2026) dini hari WIB resmi menutup klasemen akhir fase liga, sekaligus memetakan tim-tim yang berhak melaju ke babak 16 besar dan play-off.
Drama Menit Akhir di Stade Pierre Mauroy
Calvin Verdonk tampil disiplin saat membela Lille dalam laga krusial melawan wakil Jerman, Freiburg. Bermain di hadapan pendukung sendiri, Lille dipaksa bekerja ekstra keras menghadapi pertahanan rapat tim tamu.
Kebuntuan baru pecah di masa injury time. Lille mendapatkan hadiah penalti yang dieksekusi dengan sempurna oleh striker veteran, Olivier Giroud, pada menit ke-90+2. Gol tunggal tersebut mengunci kemenangan 1-0 untuk Les Dogues.
Dengan tambahan tiga poin ini, Lille mengakhiri fase liga di peringkat ke-18 dengan total 12 poin. Hasil ini sudah cukup untuk mengamankan posisi mereka di babak play-off demi memperebutkan tiket ke 16 besar.
Langkah Terhenti bagi Go Ahead Eagles
Nasib berbeda dialami oleh Dean James. Membela Go Ahead Eagles (GA Eagles), perjuangan James harus berakhir setelah timnya hanya mampu bermain imbang tanpa gol (0-0) saat menjamu raksasa Portugal, Sporting Braga.
Meskipun tampil solid di Stadion De Adelaarshorst, skor kacamata tidak cukup untuk mendongkrak posisi wakil Belanda tersebut di papan klasemen. GA Eagles harus puas finis di peringkat ke-28 dengan koleksi 7 poin dari delapan pertandingan. Sesuai regulasi, tim di bawah peringkat 24 otomatis tereliminasi dari kompetisi Eropa musim ini.













