JAKARTA, – Gelanggang news Banyak masyarakat dunia, termasuk di Indonesia, tanpa sadar menggunakan aplikasi yang diduga memiliki keterkaitan dengan lembaga intelijen Israel. Aplikasi-aplikasi ini dikenal luas, memiliki jutaan pengguna, dan dinilai telah memengaruhi berbagai aspek kehidupan digital, mulai dari komunikasi hingga keamanan data.
Beberapa laporan investigasi internasional menyebut bahwa perusahaan-perusahaan teknologi asal Israel memiliki hubungan erat dengan unit-unit intelijen seperti Unit 8200, yang merupakan bagian dari militer Israel dan dikenal memiliki spesialisasi di bidang pengintaian siber.
Berikut beberapa aplikasi dan layanan yang disebut-sebut memiliki keterkaitan dengan intelijen Israel:
Waze
Aplikasi navigasi ini sangat populer di Indonesia. Namun, banyak yang tidak mengetahui bahwa Waze dibuat oleh tiga pengembang Israel sebelum akhirnya dibeli oleh Google pada 2013.Viber
Layanan pesan instan dan panggilan suara ini dikembangkan oleh talenta teknologi yang memiliki koneksi kuat dengan komunitas siber Israel.NSO Group (Pegasus)
Meskipun bukan aplikasi yang digunakan publik secara langsung, Pegasus adalah spyware buatan NSO Group yang digunakan untuk memata-matai individu, termasuk jurnalis, aktivis, dan tokoh politik di berbagai negara. NSO Group diketahui memiliki hubungan langsung dengan pemerintah Israel.Onavo Protect
Aplikasi VPN yang pernah tersedia di Google Play dan App Store ini dibuat oleh startup Israel dan kemudian dibeli oleh Facebook. Onavo sempat menjadi sorotan karena dinilai mengumpulkan data pengguna secara masif.
Penggunaan aplikasi-aplikasi ini tentu tidak serta-merta berarti penggunanya diawasi. Namun, penting bagi masyarakat untuk lebih melek digital dan memahami dari mana asal-usul teknologi yang digunakan sehari-hari, terutama jika berkaitan dengan privasi dan keamanan informasi.
Untuk Informasi Lebih Lanjut:
Kunjungi situs resmi kami di: www.gelanggangnews.com

