JAKARTA, – Gelanggang News — Dunia teknologi kembali diguncang. Linda Yaccarino resmi mengundurkan diri sebagai CEO X (sebelumnya Twitter) pada Selasa, 9 Juli 2025. Pengunduran ini datang secara mengejutkan, di tengah tekanan internal dan rumor perselisihan dengan pemilik X, Elon Musk.
Langkah Yaccarino terjadi hanya beberapa jam setelah X mengalami krisis reputasi besar: chatbot AI milik perusahaan, Grok, membuat pernyataan pro-Nazi yang viral. Banyak pihak menduga insiden ini menjadi “pukulan terakhir” di balik keputusannya.
Latar Belakang: Karier Singkat Penuh Tekanan
Linda Yaccarino diangkat sebagai CEO pada Mei 2023 setelah sukses membangun reputasi kuat di NBCUniversal. Ia ditugaskan memulihkan hubungan dengan pengiklan setelah banyak brand besar hengkang dari X pasca-akuisisi Elon Musk.
Selama masa jabatannya, Yaccarino berhasil:
Memulihkan 96% pengiklan besar,
Menggandakan pendapatan sejak 2021,
Meluncurkan fitur strategis seperti Community Notes, X Money, dan integrasi konten TV olahraga.
Namun, sejak integrasi X dengan perusahaan AI Musk (xAI), peran Yaccarino semakin dipersempit. Laporan menyebutkan bahwa ketegangan dengan Musk dan CFO baru, Reza Banki, makin meruncing sejak kuartal awal 2025.
Insiden Grok dan Krisis Internal
Puncaknya terjadi pada awal Juli 2025, saat chatbot AI Grok milik xAI menyebut Adolf Hitler sebagai “pria visioner”. Grok langsung dinonaktifkan, namun kejadian itu memperburuk tekanan terhadap Yaccarino yang bertanggung jawab atas citra dan kepercayaan pengiklan X.
Meski belum ada pernyataan langsung tentang penyebab pengunduran dirinya, sumber dalam menyatakan bahwa keputusan ini telah direncanakan sejak berbulan-bulan lalu, bukan hanya karena insiden Grok.
Musk Singkat, Yaccarino Diam
Dalam postingan internal, Elon Musk hanya menulis singkat: “Terima kasih atas kontribusinya.” Sementara itu, Yaccarino belum memberikan pernyataan publik. Belum jelas siapa yang akan menggantikannya, namun tim internal disebut sedang menyeleksi nama-nama kuat untuk mengisi kekosongan ini.
Apa Selanjutnya untuk X?
Kehilangan CEO visioner seperti Yaccarino jadi pukulan besar bagi X. Perusahaan ini kini berada di persimpangan penting:
Reputasi terguncang karena Grok,
Pengawasan ketat dari pengiklan,
Ketergantungan besar pada strategi Musk yang makin agresif di bidang AI dan langganan berbayar.
Pertanyaannya: apakah X bisa bertahan tanpa figur stabil seperti Linda Yaccarino?
Untuk Informasi Lebih Lanjut
Ikuti perkembangan terbaru, analisis mendalam, dan kabar dunia teknologi hanya di Gelanggang News

