Moskow, GELANGGANG NEWS – Aksi pengawal pribadi Pemimpin Tertinggi Korea Utara, Kim Jong-un, menjadi sorotan publik internasional usai sebuah video menunjukkan mereka sedang membersihkan area yang baru saja dilewati Kim, termasuk toilet dan gelas air minum, demi menghilangkan jejak DNA. Momen tersebut terekam pasca pertemuan Kim Jong-un dengan Presiden Rusia Vladimir Putin, yang berlangsung pada akhir pekan lalu di wilayah timur Rusia.
Langkah ekstrem yang diambil para bodyguard ini diduga sebagai bagian dari protokol keamanan tingkat tinggi Korea Utara. Penghapusan jejak biologis seperti DNA, rambut, atau sisa keringat, dinilai penting untuk mencegah pengumpulan data genetik Kim Jong-un oleh intelijen asing.
Video yang memperlihatkan bodyguard lenyapkan jejak DNA Kim Jong-un itu langsung viral di media sosial dan platform berita internasional. Dalam rekaman tersebut, tampak sejumlah petugas keamanan Korea Utara dengan perlengkapan khusus mengelap berbagai permukaan yang disentuh atau diduduki oleh sang pemimpin. Tindakan ini dilakukan segera setelah pertemuan dengan Putin berakhir dan Kim meninggalkan lokasi.
Pertemuan Kim Jong-un dengan Putin sendiri berlangsung tertutup dan menjadi sorotan dunia karena terjadi di tengah meningkatnya ketegangan geopolitik global. Namun, perhatian publik justru tertuju pada prosedur pengamanan yang dianggap tidak biasa. Frasa “bodyguard lenyapkan jejak DNA Kim Jong-un” pun menjadi salah satu topik paling banyak dicari dalam 24 jam terakhir.
Menurut beberapa analis intelijen, penghapusan jejak DNA ini bukan hal baru dalam dunia spionase, namun jarang dilakukan secara terang-terangan. “Ini menunjukkan betapa paranoid dan protektifnya rezim Korea Utara terhadap informasi biologis sang pemimpin,” ujar seorang analis keamanan internasional yang enggan disebut namanya.

Tak hanya itu, pengamanan serupa juga dilaporkan dilakukan saat Kim Jong-un menghadiri pertemuan internasional di Singapura dan Vietnam beberapa tahun lalu. Pengawal Korea Utara dikenal selalu membawa toilet portabel sendiri dan melakukan pemeriksaan menyeluruh terhadap fasilitas yang akan digunakan oleh pemimpinnya.
Aksi viral bodyguard lenyapkan jejak DNA Kim Jong-un ini juga memicu beragam reaksi publik. Beberapa menyebutnya sebagai langkah cerdas untuk melindungi data personal, namun tak sedikit yang menyayangkan praktik tersebut sebagai bentuk paranoid berlebihan.
GELANGGANG NEWS akan terus memantau perkembangan isu ini serta dampaknya terhadap hubungan diplomatik antara Korea Utara dan Rusia. Apakah tindakan ini merupakan standar operasional biasa atau bagian dari pesan politik terselubung, masih menjadi tanda tanya besar.
Untuk informasi lebih lanjut dan berita terkini lainnya, kunjungi situs resmi kami di www.gelanggangnews.com.











