BI Pertahankan Suku Bunga Acuan 4,75 Persen, Kebijakan Moneter Dijaga Demi Stabilitas Rupiah

GelanggangNews – Bank Indonesia (BI) kembali memutuskan untuk mempertahankan suku bunga acuan atau BI Rate di level 4,75 persen dalam Rapat Dewan Gubernur (RDG) yang berlangsung pada pertengahan Maret 2026. Keputusan tersebut diambil sebagai langkah menjaga stabilitas ekonomi nasional di tengah ketidakpastian global.

Selain mempertahankan BI Rate, Bank Indonesia juga menahan suku bunga Deposit Facility di level 3,75 persen dan suku bunga Lending Facility di level 5,50 persen. Kebijakan ini dilakukan untuk menjaga stabilitas nilai tukar rupiah serta memastikan inflasi tetap terkendali sesuai target yang telah ditetapkan.

Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo menyatakan keputusan mempertahankan suku bunga dilakukan untuk memperkuat stabilitas nilai tukar rupiah dari dampak memburuknya kondisi global, termasuk konflik geopolitik yang memengaruhi perekonomian dunia. Selain itu, kebijakan ini juga bertujuan menjaga inflasi tahun 2026 dan 2027 tetap berada dalam sasaran 2,5 persen plus minus 1 persen.

Bank Indonesia juga menegaskan bahwa kebijakan moneter akan tetap diarahkan untuk mendukung pertumbuhan ekonomi nasional. BI akan terus memperkuat bauran kebijakan moneter dan makroprudensial guna mendorong penyaluran kredit dan menjaga stabilitas sistem keuangan nasional.

Keputusan mempertahankan BI Rate ini juga menunjukkan bahwa bank sentral masih melihat kondisi ekonomi domestik cukup stabil sehingga belum diperlukan perubahan suku bunga. Namun demikian, Bank Indonesia tetap akan mencermati perkembangan inflasi, nilai tukar rupiah, serta kondisi ekonomi global sebelum mengambil kebijakan selanjutnya.

Dengan kebijakan tersebut, Bank Indonesia berharap stabilitas ekonomi nasional tetap terjaga sekaligus mampu mendukung pertumbuhan ekonomi di tengah tantangan ekonomi global yang masih berlangsung.

Ikuti perkembangan terbaru berita ekonomi hanya di Gelanggang News:
https://gelanggangnews.com/

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *