GelanggangNews – Amerika Serikat dilaporkan melancarkan serangan terhadap sebuah jembatan kereta api strategis di Provinsi Golestan, Iran utara, yang menjadi bagian dari jalur logistik penghubung Iran dengan China dan Rusia. Serangan tersebut dilaporkan terjadi pada Kamis (9/7/2026) di tengah meningkatnya eskalasi konflik antara Washington dan Teheran.
Menurut media pemerintah Iran dan kantor berita semi-resmi Fars, rudal jelajah menghantam Jembatan Aq Tekeh Khan di dekat Aqqala, mengakibatkan kerusakan pada jalur rel Gorgan–Incheh Borun. Jalur ini merupakan bagian penting dari koridor perdagangan yang menghubungkan Iran dengan Turkmenistan, kemudian terhubung ke jaringan transportasi menuju China dan Rusia.
Pihak Iran mengecam serangan tersebut dan menyebutnya sebagai upaya untuk melumpuhkan infrastruktur sipil sekaligus mengganggu jalur perdagangan internasional. Otoritas setempat juga menyatakan layanan kereta di lintasan tersebut mengalami gangguan akibat kerusakan pada jembatan.
Sementara itu, Komando Pusat Amerika Serikat (CENTCOM) mengumumkan telah menyelesaikan gelombang serangan terbaru terhadap sekitar 90 target di Iran. Washington menyebut sasaran operasi mencakup sistem pertahanan udara, fasilitas penyimpanan rudal dan drone, aset angkatan laut, serta infrastruktur logistik militer yang dinilai mendukung operasi Iran di kawasan.
Serangan terhadap jalur kereta tersebut dinilai memiliki nilai strategis karena koridor rel itu menjadi salah satu alternatif distribusi logistik dan perdagangan darat yang semakin penting di tengah gangguan pelayaran di Selat Hormuz. Jalur tersebut juga mendukung konektivitas perdagangan Eurasia yang menghubungkan Iran dengan kawasan Asia Tengah, China, dan Rusia.
Ketegangan antara Amerika Serikat dan Iran terus meningkat setelah kedua negara saling melancarkan serangan dalam beberapa hari terakhir. Situasi ini memicu kekhawatiran komunitas internasional terhadap potensi meluasnya konflik di Timur Tengah serta dampaknya terhadap stabilitas perdagangan dan pasokan energi global.
Ikuti perkembangan terbaru berita internasional hanya di Gelanggang News:
https://gelanggangnews.com/











