Airlangga Hartarto Arahkan BRI untuk Bertransformasi Menjadi Bank Emas dalam Mendukung UMKM

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, mengungkapkan arahan kepada PT Bank Rakyat Indonesia (BRI) untuk mengubah peranannya menjadi bank emas, atau dikenal sebagai bullion bank. Hal ini bertujuan untuk memberikan dukungan lebih besar bagi para pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di Indonesia.

Dalam acara yang bertajuk BRI Microfinance Outlook 2025 yang diselenggarakan di ICE BSD City, Banten pada Kamis (30/1), Airlangga menegaskan, “Saya meminta agar BRI dapat berfungsi sebagai bullion bank. Salah satunya, dengan mengubah deposito dari UMKM menjadi deposito emas, yang akan memberikan perlindungan alami terhadap fluktuasi nilai tukar, terutama dalam sektor ekspor.” Ia juga menambahkan bahwa emas, yang cenderung memiliki nilai yang terus meningkat, akan menjadi pilihan investasi yang lebih aman ketimbang aset lainnya.

Airlangga Hartarto Arahkan BRI untuk Bertransformasi Menjadi Bank Emas dalam Mendukung UMKM

Airlangga juga berharap agar UMKM dapat terus berkembang dan lebih banyak pelaku UMKM yang bisa “naik kelas” setiap tahunnya. Untuk mewujudkan hal ini, ia menekankan pentingnya kerja sama antara Kemenko Perekonomian, BRI, dan Kementerian UMKM dalam pembinaan 20 UMKM terbaik setiap tahunnya.

Di sisi lain, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) juga telah merumuskan regulasi terkait aktivitas bank emas melalui POJK Nomor 17 Tahun 2024, yang mengatur tentang kegiatan usaha bullion. Dalam aturan ini, lembaga keuangan dapat terlibat dalam berbagai jenis aktivitas, seperti layanan simpanan emas, pembiayaan, perdagangan, penitipan, dan aktivitas lainnya yang berkaitan dengan emas.

Dengan adanya regulasi baru ini, harapannya BRI dan lembaga keuangan lainnya dapat memberikan alternatif solusi keuangan yang lebih baik dan lebih aman bagi sektor UMKM, terlebih di tengah tantangan ekonomi yang semakin kompleks.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *