Ruang Berita Terpercaya untuk Anda

iPhone Lebih Rentan Terhadap Serangan Phishing Dibandingkan Android

ByAdmin Gelanggang

Jan 8, 2025
iPhone Lebih Rentan Terhadap Serangan Phishing Dibandingkan Android

IPhone Lebih Rentan Terhadap Serangan Phishing Dibandingkan Android

Menurut riset terbaru yang dilakukan oleh para ahli keamanan siber di Lookout, perangkat iOS, seperti iPhone, terbukti lebih sering menjadi sasaran serangan phishing dibandingkan dengan perangkat Android. Laporan yang diterbitkan pada kuartal ketiga 2024 menunjukkan bahwa 18,4% perangkat iPhone terkena serangan phishing, sementara angka pada perangkat Android hanya 11,4%.

Dalam studi ini, para peneliti di Lookout menggunakan data dari lebih dari 220 juta perangkat, 360 juta aplikasi, dan miliaran item web, yang semuanya dianalisis untuk menghasilkan “Laporan Lanskap Ancaman Seluler Q3 2024.” Laporan ini berfokus pada ancaman siber yang mengincar sektor perusahaan dan menyatakan bahwa perangkat iOS lebih banyak digunakan dalam lingkungan perusahaan daripada Android.

Faktanya, perangkat iOS digunakan oleh lebih banyak pengguna di kalangan perusahaan—lebih dari dua kali lipat dibandingkan dengan perangkat Android, berdasarkan data pengguna Lookout. Karena popularitasnya ini, iPhone juga menjadi lebih menarik bagi para penyerang siber. Hasil temuan menunjukkan bahwa sekitar 19% perangkat iOS yang digunakan di perusahaan mengalami setidaknya satu serangan phishing sepanjang tiga kuartal pertama tahun 2024. Sebaliknya, hanya 10,9% perangkat Android yang terkena ancaman serupa pada periode yang sama.

iPhone Lebih Rentan Terhadap Serangan Phishing Dibandingkan Android

Serangan phishing semakin canggih, dengan penggunaan teknologi kecerdasan buatan (AI) yang memungkinkan penyerang untuk meniru berbagai entitas dan menargetkan perangkat seluler secara lebih efektif. Para pelaku ancaman ini berfokus pada perolehan kredensial untuk mengakses data sensitif yang disimpan di aplikasi cloud perusahaan. David Richardson, Wakil Presiden Endpoint di Lookout, menyatakan, “Seiring berkembangnya ancaman siber, serangan semakin banyak yang menargetkan perangkat seluler sebagai pintu masuk menuju aplikasi cloud yang menyimpan informasi sensitif.”

Namun, meskipun perangkat Android mengalami jumlah serangan yang lebih sedikit, hal ini tidak berarti pengguna Android dapat merasa aman. Serangan phishing kini semakin canggih dan tidak membedakan platform, baik itu iOS atau Android. Oleh karena itu, sangat penting bagi setiap pengguna untuk mengetahui berbagai jenis serangan phishing yang bisa mereka hadapi pada tahun 2025.