Rupiah Melemah 0,19 Persen di Awal Pekan, Diperdagangkan Rp17.630 per Dolar AS

AUTONEWS – Jakarta – Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat kembali mengalami tekanan pada perdagangan Senin pagi, 18 Mei 2026, melemah 33 poin atau 0,19 persen ke level Rp17.630 per dolar AS.

Nilai tukar rupiah pada perdagangan pagi hari ini, Senin 18 Mei 2026, tercatat melemah 33 poin atau 0,19 persen menjadi Rp17.630 per dolar AS. Pelemahan ini melanjutkan tren penurunan nilai tukar rupiah yang telah berlangsung dalam beberapa waktu terakhir, dengan posisi terakhir pada Jumat 15 Mei 2026 berada di level Rp17.600 per dolar AS.

Pelemahan rupiah terjadi di tengah sentimen pasar global yang masih bergejolak dan dinamika keluar masuknya dana asing dari pasar modal Indonesia. Kondisi ini turut berdampak pada pergerakan pasar saham di Bursa Efek Indonesia yang diperkirakan masih mengalami tekanan pada perdagangan hari ini, meski peluang memperoleh keuntungan bagi para pelaku pasar dinilai tetap terbuka.

Presiden Prabowo Subianto sebelumnya mengajak masyarakat untuk tidak terlalu khawatir terhadap pelemahan rupiah. Di hadapan para pejabat negara dan direksi BUMN, Presiden menyampaikan bahwa kondisi ini perlu disikapi dengan tenang dan terukur, mengingat fundamental ekonomi Indonesia yang masih kuat dengan pertumbuhan ekonomi triwulan I-2026 mencapai 5,61 persen.

Pasar keuangan domestik diharapkan terus memonitor perkembangan global dan kebijakan Bank Indonesia sebagai otoritas moneter. Para pelaku pasar diminta tetap waspada terhadap volatilitas tinggi yang dipicu oleh fluktuasi mata uang dan dinamika arus modal asing, sambil memanfaatkan peluang investasi yang masih terbuka di tengah koreksi pasar.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *