Tragedi di Sungai Cibanjaran: Niat Menolong Remaja Hanyut, Seorang Warga Turut Hilang Terseret Arus

GelanggangNews – BANDUNG – Aksi heroik warga di Kampung Girang, Desa Banjaran, Kabupaten Bandung berujung duka. Sebuah insiden memilukan terjadi pada Rabu (15/4/2026) sore, ketika seorang remaja perempuan berinisial GL (18) tewas tenggelam setelah terjatuh ke aliran Sungai Cibanjaran yang tengah meluap. Tak hanya memakan korban jiwa, seorang warga yang berusaha menolong korban juga dilaporkan hilang tertelan arus deras.

Kronologi Kejadian

Peristiwa bermula sekitar pukul 15.42 WIB. Berdasarkan keterangan pihak kepolisian, korban yang merupakan seorang siswi SMA tersebut sedang berada di sebuah gang di pinggir sungai. Nahas, kondisi tanah di sisi gang tersebut rupanya sudah rapuh akibat tergerus aliran air yang sangat kuat (abrasi).

Korban pun terjatuh langsung ke dalam dekapan arus Sungai Cibanjaran yang saat itu sedang dalam debit tertinggi. Melihat kejadian tersebut, secara spontan lima orang warga setempat langsung melompat ke sungai guna melakukan upaya penyelamatan mandiri.

Upaya Penyelamatan yang Berisiko

Kapolsek Banjaran, AKBP Sudi Hartono, menjelaskan bahwa salah satu warga yang terlibat dalam aksi penyelamatan tersebut adalah Agus, seorang petugas keamanan (satpam) di SMA 1 Banjaran.

“Saudara Agus sempat berhasil menggapai korban dan mencoba membawanya ke tepian. Namun, karena kuatnya tekanan arus sungai, ia kembali terseret ke tengah dan hilang dari pandangan,” ujar Sudi kepada awak media.

Kedua korban, baik GL maupun Agus, sempat terpantau terombang-ambing oleh warga lainnya hingga sejauh dua kilometer dari titik awal jatuh.

Hasil Pencarian Sementara

Setelah dilakukan penyisiran oleh warga dan petugas, remaja berinisial GL akhirnya berhasil ditemukan. Namun, nyawanya tidak tertolong dan dinyatakan meninggal dunia (MD). Sementara itu, Agus yang dianggap sebagai pahlawan dalam kejadian ini belum berhasil ditemukan.

Data Korban:

  • GL (18): Ditemukan dalam kondisi meninggal dunia.

  • Agus: Masih dalam status hilang (dalam pencarian).

Langkah Evakuasi Lanjutan

Hingga berita ini diturunkan, tim SAR gabungan bersama aparat kepolisian dan relawan masih terus berupaya menyisir aliran Sungai Cibanjaran. Medan yang berat dan arus yang masih tidak menentu menjadi tantangan utama dalam proses pencarian Agus.

Pihak kepolisian mengimbau warga agar tetap waspada saat berada di sekitar bantaran sungai, terutama mengingat cuaca ekstrem yang seringkali membuat debit air meningkat secara mendadak dan memicu erosi di pinggiran aliran sungai.


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *