Ruang Berita Terpercaya untuk Anda

Tragedi di Kerobokan: Mempertahankan Tas dari Jambret, Pemotor Wanita Meninggal Usai Tabrak Tiang Listrik

ByAdmin Gelanggang

Feb 10, 2026

GelanggangNews – BANDUNG, BALI – Insiden maut yang menimpa seorang pemotor wanita di kawasan Kuta Utara akhirnya terungkap sebagai dampak dari aksi kriminalitas jalanan. Korban bernama Juhaeryah Velina (46), dinyatakan meninggal dunia setelah terlibat kecelakaan saat berusaha mempertahankan tas miliknya dari sasaran dua orang penjambret di Jalan Pengubengan Kauh, Kerobokan Kelod, Badung.

Kronologi Berdasarkan Rekaman CCTV

Awalnya, peristiwa yang terjadi pada Sabtu malam tersebut diduga sebagai kecelakaan tunggal biasa. Namun, setelah pihak kepolisian melakukan pendalaman dan memeriksa rekaman Closed Circuit Television (CCTV) di sekitar lokasi, terungkap bahwa ada keterlibatan pihak lain yang memicu kecelakaan tersebut.

Kapolsek Kuta Utara, Kompol I Ketut Agus Pasek Sudina, menjelaskan bahwa dalam rekaman kamera pemantau terlihat jelas adanya upaya paksa dari dua orang pelaku untuk merebut tas korban.

“Kami mendapatkan rekaman CCTV yang menunjukkan adanya tarikan tas oleh pelaku. Aksi tersebut menyebabkan motor yang dikendarai almarhumah kehilangan keseimbangan, oleng ke kiri, dan akhirnya menghantam tiang listrik di pinggir jalan dengan sangat keras,” ujar Kompol Agus pada Senin (9/2/2026).

Duel di Atas Aspal: Pelaku Gagal Mengambil Barang

Berdasarkan analisis kepolisian, sempat terjadi kekacauan di jalan raya saat aksi penjambretan berlangsung. Tarik-menarik yang terjadi tidak hanya membuat korban celaka, tetapi juga menyebabkan pelaku kehilangan kendali atas kendaraan mereka sendiri.

  • Pelaku Terjatuh: Rekaman menunjukkan bahwa kedua pelaku sempat ikut tersungkur ke aspal setelah mencoba menarik tas korban.

  • Barang Bukti Utuh: Karena kondisi yang tidak terkendali dan kepanikan setelah jatuh, para pelaku gagal membawa kabur barang-barang milik Velina.

  • Pelarian: Diduga takut ditangkap warga, pelaku segera bangkit dan melarikan diri dari lokasi kejadian, meninggalkan korban dalam kondisi kritis.


Upaya Penyelamatan dan Pemulangan Jenazah

Warga di sekitar lokasi kejadian yang melihat korban terkapar segera memberikan bantuan dan melarikannya ke Rumah Sakit Garba Med, Kerobokan. Velina sempat mendapatkan perawatan intensif, namun takdir berkata lain. Akibat luka benturan yang cukup parah, ia dinyatakan meninggal dunia pada Minggu (8/2) dini hari, sekitar pukul 01.00 WITA.

Pihak keluarga telah mengurus kepulangan jenazah wanita berusia 46 tahun tersebut. Saat ini, jenazah Velina telah dibawa menuju daerah asalnya di Tangerang untuk prosesi pemakaman.

Penyelidikan Lanjut

Pihak Polsek Kuta Utara kini tengah memburu kedua pelaku. Polisi mengandalkan ciri-ciri yang terekam dalam CCTV serta keterangan saksi untuk mengidentifikasi identitas para pelaku yang telah menyebabkan hilangnya nyawa seseorang.