GelanggangNews – MYKOLAIV – Gelombang serangan misterius kembali mengguncang Ukraina. Sebuah ledakan hebat dilaporkan menghantam Kota Mykolaiv di wilayah selatan pada Senin malam (23/2/2026), menyebabkan sedikitnya tujuh personel kepolisian terluka parah.
Kepala Polisi Nasional Ukraina, Ivan Vyguivsky, mengonfirmasi bahwa insiden tersebut terjadi sekitar pukul 18.10 waktu setempat. Dari tujuh korban yang dilarikan ke rumah sakit, dua di antaranya saat ini berada dalam kondisi kritis.
Pola Serangan Terencana
Pihak berwenang melihat adanya pola serangan yang disengaja. Insiden ini terjadi hanya berselang dua hari setelah ledakan serupa di Lviv, Ukraina Barat, yang menewaskan seorang polwan muda dan melukai puluhan orang lainnya.
“Ini bukan kebetulan. Ada upaya sistematis untuk membunuh petugas kami dan mengguncang stabilitas negara,” tegas Vyguivsky.
Respons Presiden Zelensky
Melalui platform X, Presiden Volodymyr Zelensky menyatakan bahwa penyelidikan menyeluruh sedang dilakukan untuk mengungkap dalang di balik ledakan Mykolaiv. Ia juga menyebutkan bahwa kepolisian telah mengamankan beberapa tersangka terkait serangan sebelumnya di Lviv.
Berikut adalah poin-poin utama terkait situasi terkini:
Waktu Kejadian: Senin, 23 Februari, pukul 18.10 waktu setempat.
Korban: 7 polisi terluka (2 kritis).
Konteks: Terjadi menjelang peringatan 4 tahun invasi skala penuh Rusia ke Ukraina.
Tudingan: Menteri Dalam Negeri Igor Klymenko secara langsung menuding keterlibatan Rusia dalam aksi sabotase ini.
Ketegangan di Garis Belakang
Meski terjadi jauh dari garis depan pertempuran, ledakan ini menambah daftar panjang aksi teror yang menyasar pejabat dan aparat keamanan Ukraina sejak Februari 2022. Pemerintah Kyiv kini meningkatkan status kewaspadaan di kota-kota besar guna mengantisipasi serangan susulan menjelang hari peringatan invasi.

