Sebagai salah satu pemimpin dalam industri telekomunikasi di Indonesia, Telkom Indonesia terus memperkuat komitmennya terhadap keberlanjutan dengan meluncurkan program ESG terbaru yang diberi nama “GoZero% – Sustainability Action by Telkom Indonesia”. Program ini merupakan bagian dari upaya Telkom dalam menjalankan prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG) yang berfokus pada pencapaian keberlanjutan dalam operasional perusahaan.
Direktur Utama Telkom, Ririek Adriansyah, mengungkapkan bahwa melalui GoZero%, Telkom ingin mengimplementasikan aksi nyata yang dapat memberikan dampak positif bagi lingkungan dan masyarakat. Salah satu langkah yang diambil adalah penanaman 10.000 bibit mangrove di Pantai Glagah Wangi Istambul, Demak, Jawa Tengah, sebagai bagian dari upaya mitigasi perubahan iklim.
Ririek menambahkan bahwa program GoZero% bertujuan untuk mempertegas komitmen Telkom dalam menjaga lingkungan dan mendukung keberlanjutan jangka panjang di Indonesia. Selain itu, Telkom berharap dapat menjadi pelopor dalam mendorong gerakan keberlanjutan yang melibatkan seluruh lapisan masyarakat.
Sebagai bagian dari perusahaan yang juga mendorong transformasi digital, Telkom Indonesia tidak hanya fokus pada pencapaian profitabilitas, tetapi juga memastikan bahwa setiap langkah bisnisnya memberikan dampak positif bagi masyarakat dan lingkungan. Program GoZero% hadir menggantikan ESG brand sebelumnya, EXIST (ESG Existence for Sustainability by Telkom Indonesia), dan diharapkan dapat menginspirasi perubahan menuju masa depan yang lebih hijau dan berkelanjutan.
Program ESG dengan Tiga Pilar Utama
Program GoZero% mengusung tiga pilar utama dalam prinsip ESG, yaitu Environmental, Social, dan Governance. Pada aspek Environmental, Telkom berkomitmen untuk mengurangi jejak karbonnya dengan berbagai inisiatif, termasuk penggunaan energi terbarukan, efisiensi energi, serta pengembangan pusat data ramah lingkungan (green data center). Selain itu, Telkom juga mengelola sampah, baik sampah elektronik maupun sampah operasional, untuk mengurangi dampak lingkungan.
Pilar Social berfokus pada kesetaraan dalam berbagai aspek kehidupan, termasuk di lingkungan perusahaan dan masyarakat. Salah satu inisiatif yang dijalankan Telkom adalah Digital Inclusion, yaitu memastikan bahwa seluruh masyarakat, termasuk yang berada di daerah terpencil, mendapatkan akses yang setara terhadap komunikasi dan informasi. Dengan begitu, Telkom berperan dalam mendorong pemerataan akses digital yang dapat membuka peluang ekonomi bagi banyak pihak.
Sedangkan pada pilar Governance, Telkom menegakkan prinsip good corporate governance untuk memastikan bahwa setiap aspek operasional perusahaan berjalan dengan transparansi, integritas, dan kepatuhan terhadap etika yang berlaku. Ini bertujuan untuk menjaga kepercayaan publik dan menghindari segala bentuk pelanggaran yang dapat merugikan perusahaan dan masyarakat.

GoZero%: Menjadi Katalis untuk Masa Depan Berkelanjutan
Telkom Indonesia percaya bahwa keberlanjutan adalah kunci untuk menciptakan masa depan yang lebih baik bagi semua pihak. Dengan hadirnya program GoZero%, Telkom berharap dapat mendorong seluruh pemangku kepentingan untuk berpartisipasi aktif dalam menciptakan bisnis yang tidak hanya menguntungkan, tetapi juga berkontribusi positif terhadap lingkungan dan masyarakat. SVP Group Sustainability and Corporate Communication Telkom, Ahmad Reza, menjelaskan bahwa GoZero% akan menjadi langkah nyata dalam mengintegrasikan prinsip ESG dalam setiap aspek operasional perusahaan.
Selain itu, Telkom juga menerapkan strategi ‘Five Bold Moves’ untuk memperkuat posisinya dalam industri telekomunikasi digital. Strategi ini mencakup berbagai inisiatif yang bertujuan untuk membuka peluang baru dan meningkatkan daya saing Telkom dalam menghadapi tantangan di masa depan.
Inovasi Digital untuk Mendukung Pertumbuhan Berkelanjutan
Dalam pilar digital connectivity, Telkom memperkenalkan Fixed Mobile Convergence (FMC), yang memungkinkan pelanggan menikmati layanan internet tanpa hambatan meskipun berada di lokasi atau menggunakan perangkat yang berbeda. Telkom juga menghadirkan Infraco, sebuah infrastruktur telekomunikasi yang mengintegrasikan berbagai jaringan untuk meningkatkan efisiensi biaya dan mempercepat penetrasi pasar.
Sementara itu, pada pilar digital platform, Telkom menghadirkan Data Center Co, sebuah solusi pusat data yang siap memenuhi kebutuhan data besar untuk berbagai industri. Di sisi lain, pada pilar digital services, Telkom memperkenalkan DigiCo, yang akan membantu pelanggan membangun dan mengembangkan bisnis mereka dengan memanfaatkan teknologi terkini.
Dengan berbagai langkah inovatif ini, Telkom yakin bahwa masa depan perusahaan akan terus tumbuh dan berkembang, seiring dengan semakin tingginya permintaan terhadap layanan telekomunikasi digital yang berfokus pada keberlanjutan.
Sumber: www.gelanggangnews.com

