Tabrak Kerumunan Siswa SD hingga Tewas, Kepala Dinas di Pandeglang Resmi Jadi Tersangka

GelanggangNews – Pandeglang – Polisi menetapkan Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Pandeglang, Banten, Ahmad Mursidi, sebagai tersangka. Penetapan tersebut dilakukan setelah mobil yang dikendarai Ahmad menabrak kerumunan siswa SDN Sukaratu 5.

“Berdasarkan hasil gelar perkara, yang bersangkutan sudah ditetapkan sebagai tersangka,” kata Kapolres Pandeglang, AKBP Dhyno Indra Setyadi, kepada wartawan, Rabu (13/5/2026).

Meskipun menyandang status tersangka, Ahmad tidak ditahan. Dhyno menjelaskan bahwa hal tersebut disebabkan kondisi Ahmad yang sedang sakit serta adanya jaminan dari pihak keluarga.

“Tidak dilakukan penahanan karena tersangka sedang dalam kondisi sakit,” tambah Dhyno.

Dua Korban Meninggal Dunia

Kecelakaan ini terjadi di Kecamatan Majasari, Kabupaten Pandeglang, pada Kamis (30/4/2026) sekitar pukul 09.30 WIB. Mobil Toyota Innova bernomor polisi A-1633-BF yang dikendarai Ahmad Mursidi menabrak kerumunan siswa SDN Sukaratu 5.

Terdapat sembilan orang yang menjadi korban dalam peristiwa tersebut. Dua di antaranya dilaporkan meninggal dunia, yakni Dewi Handayani (seorang pedagang) dan Muhammad Milal (seorang siswa).

Tuti Hidayati, orang tua dari salah satu korban meninggal, berharap pelaku diproses sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku.

“Harus diproses sesuai dengan peraturan yang berlaku. Namun, kadang hukum di negeri kita seperti itu. Kemarin polisi mengusulkan mediasi, tapi saya hanya ingin fokus pada kesembuhan keluarga dulu. Urusan pelaku, nanti setelah saya dan anak sembuh,” ungkap Tuti.

Tuti pun menuntut keadilan atas kehilangan putra kandungnya dan berharap pengusutan kasus ini dilakukan secara transparan tanpa intervensi.

“Harapannya mendapat keadilan seadil-adilnya. Setidaknya dia bertanggung jawab atas perbuatannya dalam bentuk apa pun. Prosesnya jangan ditutup-tutupi hanya karena pelakunya pejabat, saya khawatir kasusnya hilang begitu saja,” tuturnya.

Kronologi Kejadian di Depan Sekolah

Kasat Lantas Polres Pandeglang, AKP Surya Muhammad, menjelaskan bahwa mobil tersebut melaju dari arah Perempatan Cikole menuju Pertigaan Cipacung. Setibanya di lokasi kejadian, mobil oleng ke kanan dan menabrak kerumunan orang yang berada di depan sekolah.

“Kendaraan Toyota Innova hitam yang dikendarai oleh saudara Ahmad Mursidi menabrak kerumunan anak sekolah yang ada di depan SD,” kata AKP Surya pada Kamis (30/4/2026).

Dari sembilan korban, mayoritas merupakan siswa, sementara dua orang lainnya adalah pedagang dan tenaga pemasaran (sales). Diketahui bahwa saat mengemudi, Ahmad Mursidi sedang dalam kondisi sakit diabetes dan di tubuhnya terpasang selang oksigen.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *