JAKARTA, – Gelanggang News Starlink, penyedia internet berbasis satelit milik Elon Musk, menghentikan sementara penerimaan pengguna baru di Indonesia. Keputusan ini diumumkan melalui laman resmi Starlink dan sejumlah mitra penjualan, dengan alasan utama keterbatasan kapasitas jaringan di wilayah Indonesia.
Dalam pernyataan resminya, Starlink menyebut, “Layanan saat ini tidak tersedia untuk pelanggan baru di wilayah Anda karena kapasitas telah terjual habis.” Selain itu, aktivasi perangkat (kit) Starlink baru, baik yang dibeli langsung dari Starlink maupun dari retail pihak ketiga, juga ikut dihentikan sementara.
Tidak ada informasi pasti kapan pendaftaran akan dibuka kembali. Namun pihak Starlink menyatakan sedang bekerja sama dengan mitra lokal untuk memperluas jangkauan dan kapasitas layanan di Indonesia.
Calon pengguna masih dapat mendaftar ke dalam daftar tunggu dengan membayar deposit. Starlink akan mengaktifkan layanan kembali jika kapasitas jaringan sudah ditingkatkan.
1. Elon Musk Ungkap Visi Starlink untuk Wilayah Asia Tenggara
Dalam wawancara dengan media internasional, Elon Musk menyatakan Asia Tenggara sebagai kawasan strategis. Ia menyebut bahwa permintaan tinggi di negara berkembang seperti Indonesia mendorong perusahaan untuk memperluas kapasitas satelit secara agresif. Namun, hambatan regulasi dan infrastruktur lokal jadi tantangan tersendiri.
2. Pemerintah Indonesia Evaluasi Layanan Starlink
Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) menyatakan bahwa mereka sedang berdialog dengan pihak Starlink terkait regulasi, alokasi spektrum, serta dampak persaingan dengan penyedia lokal. Kominfo juga menegaskan pentingnya kedaulatan data dan kepastian hukum bagi perusahaan luar negeri yang beroperasi di Indonesia.
3. Dampak Penutupan Starlink Terhadap Wilayah Terpencil
Di sejumlah wilayah pelosok Indonesia yang selama ini mengandalkan Starlink karena minimnya jaringan fiber optik, penutupan ini menimbulkan kekhawatiran. Sejumlah kepala desa di Papua dan Kalimantan menyebutkan bahwa mereka harus kembali bergantung pada koneksi lambat setelah tidak dapat menambah unit baru untuk fasilitas umum.
Untuk informasi lebih lanjut, kunjungi situs resmi kami di:
👉 www.gelanggang.news

