Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menjelaskan langkah-langkah yang perlu ditempuh agar Indonesia dapat mencapai pertumbuhan ekonomi sebesar 8%, sebagaimana ditargetkan oleh Presiden Prabowo Subianto. Dalam forum BRI Microfinance Outlook 2025, ia menyoroti pentingnya reformasi struktural serta transformasi ekonomi guna mewujudkan visi tersebut.
Menurut Sri Mulyani, investasi dalam pembangunan sumber daya manusia (SDM) menjadi salah satu aspek utama. Pemerintah harus memastikan kualitas pendidikan yang lebih baik, layanan kesehatan yang optimal, serta pemenuhan gizi yang memadai agar masyarakat semakin produktif. Selain itu, reformasi birokrasi dan penyederhanaan regulasi menjadi elemen penting dalam menciptakan ekosistem usaha yang lebih kondusif dan kompetitif.
Dari sisi kebijakan fiskal, pemerintah akan mengoptimalkan pemanfaatan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) untuk mendorong pertumbuhan yang inklusif dan berkelanjutan. Berbagai instrumen seperti belanja negara, insentif perpajakan, serta strategi pembiayaan akan diterapkan guna mempercepat laju ekonomi nasional.

Sri Mulyani juga menyoroti peran besar sektor Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) dalam mendorong perekonomian. Ia mengapresiasi PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk yang terus berkontribusi dalam pemberdayaan UMKM, termasuk di wilayah pedesaan. Pemerintah sendiri telah mengalokasikan lebih dari Rp 70 triliun sebagai dana desa untuk mempercepat pertumbuhan ekonomi di tingkat akar rumput.
Sementara itu, Presiden Prabowo Subianto optimistis bahwa target pertumbuhan ekonomi 8% dapat tercapai, bahkan melebihi angka tersebut. Ia menegaskan pentingnya perubahan pola pikir bangsa agar lebih percaya diri dan berani menghadapi tantangan global. Menurutnya, Indonesia memiliki kekayaan sumber daya yang luar biasa, dan pengelolaan yang lebih efisien serta kebijakan yang tepat dapat menjadi kunci keberhasilan.
“Kita harus berhenti meragukan diri sendiri. Indonesia memiliki potensi besar, dan saya yakin kita akan membuat terobosan besar dalam waktu dekat,” ujar Prabowo dalam acara Munas Konsolidasi Kadin Indonesia.
Dengan strategi yang tepat dan dukungan dari berbagai sektor, pemerintah optimis bahwa target pertumbuhan ekonomi 8% bukan hanya sekadar ambisi, melainkan sesuatu yang bisa diwujudkan demi kesejahteraan masyarakat dan kemajuan bangsa.
Sumber: www.gelanggangnews.com












