Jakarta – Ratusan pendukung Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) berkumpul di depan Gedung Merah Putih Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di Jakarta Selatan, Kamis (20/2). Kedatangan mereka bertepatan dengan pemeriksaan Sekretaris Jenderal PDIP, Hasto Kristiyanto, yang ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus dugaan suap dan perintangan penyidikan.
Massa yang datang menggunakan bus dan sepeda motor memenuhi area depan gedung KPK. Mereka menyampaikan dukungan kepada Hasto dengan meneriakkan yel-yel dan orasi dari mobil komando.
“Kok kenapa cuma PDIP yang jadi sasaran KPK?” teriak seorang orator di tengah aksi.
Hasto tiba sekitar pukul 09.45 WIB, didampingi tim kuasa hukumnya, termasuk Todung Mulya Lubis, Maqdir Ismail, Ronny Talapessy, dan Patra Zen. Sejumlah tokoh PDIP seperti Ribka Tjiptaning, Deddy Sitorus, Komarudin Watubun, dan Guntur Romli juga tampak hadir dalam aksi tersebut.
Dalam pernyataannya kepada media, Hasto menegaskan bahwa dirinya siap menghadapi proses hukum yang berjalan.
“Kami mohon doa dari semuanya. Saya siap secara lahir dan batin,” ujar Hasto sebelum memasuki gedung KPK.
Kasus yang menjerat Hasto berkaitan dengan dugaan suap kepada mantan Komisioner KPU, Wahyu Setiawan, untuk meloloskan pergantian antarwaktu (PAW) anggota DPR RI periode 2019-2024, termasuk Harun Masiku, yang hingga kini masih buron. Selain itu, Hasto juga diduga mengurus PAW untuk dapil 1 Kalimantan Barat, Maria Lestari.

Upaya Hasto untuk membatalkan status tersangkanya melalui Praperadilan di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan tidak membuahkan hasil. Hakim tunggal Djuyamto menolak permohonannya dengan alasan gugatan yang diajukan tidak sesuai prosedur.
Setelah upaya hukum tersebut gagal, Hasto kembali mengajukan Praperadilan baru pada Senin (17/2). Sementara itu, hingga saat ini, baik Hasto maupun Donny Tri Istiqomah—advokat PDIP yang juga menjadi tersangka dalam kasus ini—belum ditahan oleh KPK.
Di luar gedung KPK, massa pendukung tetap bertahan, menunggu perkembangan pemeriksaan Hasto sambil terus menyuarakan aspirasi mereka.
Sumber: www.gelanggangnews.com
