“Polwan Mengajar”: Inovasi Polres Tasikmalaya Kota Cegah Kenakalan Remaja Lewat Madrasah

Tasikmalaya- Dalam upaya menekan angka kenakalan remaja yang kian mengkhawatirkan, Polres Tasikmalaya Kota menghadirkan pendekatan berbeda dengan menggandeng polisi wanita (Polwan) untuk hadir langsung di sekolah-sekolah dan madrasah. Program bertajuk “Polwan Mengajar” ini menjadi langkah strategis edukatif di tengah maraknya perilaku menyimpang remaja.

Kapolres Tasikmalaya Kota, AKBP Moch Faruk Rozi, menjelaskan bahwa program ini bertujuan memberikan pemahaman hukum, kedisiplinan, etika, hingga wawasan kebangsaan kepada para pelajar. Kegiatan tersebut dilakukan tanpa mengganggu tugas pokok para Polwan di institusi kepolisian.

“Polwan tetap menjalankan tugas utama mereka sebagai pelindung masyarakat. Namun di sela waktu atau di luar jam dinas, mereka turut mengedukasi siswa madrasah agar terhindar dari perilaku menyimpang,” jelas Faruk kepada media pada Kamis (24/7/2025).

Sejak digulirkan, program ini telah menjangkau lebih dari 400 madrasah di Kota Tasikmalaya. Di antaranya adalah MAN 2 Kota Tasikmalaya, yang menyambut baik kehadiran Polwan untuk memberikan materi secara langsung di hadapan ratusan siswa.

Kepala MAN 2 Kota Tasikmalaya, Eka Mulyana, mengapresiasi pendekatan langsung oleh aparat penegak hukum. Ia menyebut bahwa kehadiran Polwan mampu memberikan dampak signifikan dalam membina karakter pelajar.

“Anak-anak kami jadi lebih peka terhadap konsekuensi hukum dan nilai-nilai moral. Kehadiran Polwan memberi efek yang berbeda dibandingkan sekadar nasihat dari guru BK,” ujar Eka.

Berkat inovasi ini, Polres Tasikmalaya Kota pun diganjar penghargaan PGM Award 2025 dari Persatuan Guru Madrasah (PGM) Indonesia. Penganugerahan diberikan di auditorium Kementerian Agama RI, Jakarta, sebagai bentuk apresiasi atas kontribusi nyata kepolisian dalam menciptakan iklim pendidikan yang aman dan berkarakter.

Program Polwan Mengajar ini menjadi wujud nyata sinergi antara institusi keamanan dan dunia pendidikan dalam memerangi penyakit masyarakat yang membayangi usia sekolah.

Untuk berita terbaru seputar edukasi, hukum, dan kemasyarakatan lainnya, kunjungi www.gelanggangnews.com.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *