Polres Barsel Tangkap Pelangsir BBM, Sita 400 Liter Pertalite yang Hendak Dijual ke Bartim

GelanggangNews – BARITO SELATAN – Polres Barito Selatan (Barsel), Kalimantan Tengah, mengungkap praktik penyalahgunaan Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi jenis Pertalite. Kapolres Barsel, AKBP Jecson R. Hutapea, menjelaskan bahwa pihaknya telah menangkap terduga pelaku berinisial M di Jalan Negara Buntok–Ampah, Desa Mangaris, Kecamatan Dusun Selatan.

“Terduga pelaku ditangkap di perbatasan Barsel dan Bartim (Barito Timur). Di dalam pikap yang dibawa oleh M, polisi menemukan 12 jeriken kapasitas 35 liter berisi penuh BBM bersubsidi jenis Pertalite,” beber Jecson saat dihubungi dari Palangka Raya, Selasa (12/5/2026).

Modus Operandi dan Barang Bukti

Total terdapat 400 liter Pertalite yang dilansir dari SPBU di wilayah Barsel dan rencananya akan dijual kembali ke wilayah Bartim. Saat ini, mobil pikap Grand Max dengan nomor polisi KH 8039 KC yang digunakan untuk mengangkut BBM tersebut telah diamankan oleh petugas.

“Selain kendaraan, polisi juga menyita 400 liter Pertalite di dalam 12 jeriken, serta satu buah kartu kode QR pengisian BBM dari Pertamina dengan nomor polisi KH 1174 KC,” tambah Jecson.

Ancaman Pidana dan Imbauan

Akibat perbuatannya, tersangka M dijerat dengan Pasal 55 UU RI Nomor 22 Tahun 2001 tentang Minyak dan Gas Bumi, sebagaimana telah diubah menjadi UU Nomor 6 Tahun 2022 tentang Cipta Kerja. Ia terancam hukuman pidana penjara maksimal 6 tahun dan denda paling banyak Rp60 miliar.

Jecson mengimbau masyarakat agar tidak melakukan aksi panic buying atau membeli BBM secara berlebihan akibat fenomena informasi kelangkaan BBM yang sempat viral di media sosial.

“Beli dan gunakan BBM seperlunya. Stok BBM di wilayah Barsel secara umum masih aman,” tegas Kapolres. Ia juga meminta masyarakat segera melapor ke nomor layanan 110 atau kantor polisi terdekat jika melihat adanya aktivitas penyalahgunaan pengangkutan maupun penimbunan BBM.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *