Seorang pria berinisial AMA (29) yang berasal dari Lampung berhasil memanfaatkan kecanggihan teknologi kecerdasan buatan (AI) untuk melakukan penipuan. AMA menciptakan video palsu menggunakan teknologi deepfake, yang memanipulasi gambar dan suara pejabat-pejabat tinggi Indonesia, seperti Presiden Prabowo Subianto, Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka, serta Menteri Keuangan Sri Mulyani. Dalam video tersebut, mereka seakan-akan memberikan pengumuman bahwa pemerintah akan memberikan bantuan uang tunai untuk masyarakat yang membutuhkan.
Brigjen Himawan Bayu Aji, Direktur Tindak Pidana Siber Bareskrim Polri, menjelaskan bahwa AMA menyebarkan video tersebut melalui berbagai platform media sosial. Dalam video itu, pejabat-pejabat negara tampak seperti sedang menyampaikan pernyataan yang menawarkan bantuan finansial kepada masyarakat. Untuk menambah kepercayaan, AMA juga menyertakan nomor telepon yang diklaim sebagai call center untuk masyarakat yang tertarik menerima bantuan.

Setelah melihat video tersebut, korban yang merasa tertarik akan menghubungi nomor yang tercantum dan diminta untuk mendaftar sebagai penerima bantuan. Namun, setelah mengisi pendaftaran, mereka diminta untuk mengirim sejumlah uang dengan alasan biaya administrasi. Tersangka berjanji bahwa dana bantuan akan segera dicairkan, namun kenyataannya, bantuan tersebut tidak pernah ada.
Penyelidikan mengungkapkan bahwa AMA sudah melakukan tindakan penipuan ini sejak tahun 2020 hingga Januari 2025. Dalam kurun waktu empat bulan terakhir, sebanyak 11 korban tercatat telah ditipu, dengan total kerugian mencapai Rp30 juta. Selain AMA, ada juga seorang pelaku lain yang terlibat dan saat ini masih dalam pengejaran polisi, yang dikenal dengan inisial FA.
Sebagai akibat dari aksinya, AMA dijerat dengan pasal-pasal dalam Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE) serta Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP), yaitu Pasal 51 ayat (1) jo Pasal 35 UU No. 1 Tahun 2024 tentang perubahan kedua atas UU No. 11 Tahun 2008 tentang ITE, serta Pasal 378 KUHP.
Sumber: www.gelanggangnews.com










