Pemerintah melalui Kementerian Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (P2MI) menetapkan target ambisius untuk tahun ini: mengirimkan hingga 425 ribu Pekerja Migran Indonesia (PMI) ke luar negeri. Angka ini melonjak tajam dari realisasi 2024 yang berada di kisaran 297 ribu orang.
Menteri P2MI, Abdul Kadir Karding, menyatakan bahwa penguatan kualitas dan legalitas pekerja menjadi prioritas utama. “Kita ingin seluruh pekerja migran kita berangkat secara legal, terampil, dan membawa nama baik Indonesia di luar negeri,” ujarnya.
Sementara itu, Wakil Menteri P2MI, Christina Aryani, menambahkan bahwa perluasan negara tujuan menjadi bagian dari strategi utama. Saat ini, Indonesia telah membuka peluang kerja ke lebih dari 100 negara, dengan prioritas di Malaysia, Taiwan, Hong Kong, Singapura, Jepang, dan Korea Selatan
Dari sisi kontribusi ekonomi, keberadaan PMI bukan hanya menyumbang devisa negara hingga ratusan triliun rupiah, tetapi juga diyakini berperan dalam mendorong pertumbuhan ekonomi nasional hingga 0,52% per tahun.
Dengan strategi yang semakin terarah dan sistem perlindungan yang diperkuat, pemerintah berharap PMI dapat menjadi duta bangsa yang tidak hanya mengharumkan nama Indonesia, tetapi juga mengangkat taraf hidup keluarga dan daerah asal mereka.
Baca berita lengkap dan update terkini lainnya hanya di: https://gelanggangnews.com

