Noel Blak-blakan Ungkap Dugaan Keterlibatan Parpol dan Ormas dalam Kasus Pemerasan K3

Gelanggang News – Aktivis sekaligus tokoh publik Noel angkat bicara secara terbuka terkait kasus dugaan pemerasan dalam proyek Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) yang belakangan menjadi sorotan. Ia menyebut, praktik tersebut tidak berdiri sendiri dan diduga melibatkan oknum dari partai politik (parpol) serta organisasi kemasyarakatan (ormas).

Pernyataan Noel memantik perhatian luas karena disampaikan secara blak-blakan di hadapan publik. Menurutnya, pola pemerasan K3 kerap terjadi dengan modus tekanan kepada pelaku usaha, terutama perusahaan yang sedang menjalankan proyek atau mengurus perizinan. Tekanan tersebut, kata Noel, sering dibungkus atas nama pengawasan, advokasi, atau kepentingan keselamatan kerja.

Noel mengungkapkan, dalam sejumlah kasus, pihak-pihak tertentu memanfaatkan atribut parpol maupun ormas untuk meningkatkan daya tekan. Hal ini membuat pelaku usaha berada dalam posisi sulit, karena khawatir aktivitas bisnisnya terganggu jika tidak mengikuti permintaan yang diajukan.

Ia menegaskan bahwa pernyataannya bukan untuk menyudutkan institusi tertentu, melainkan mendorong penegakan hukum yang adil dan transparan. Noel menilai aparat penegak hukum perlu menelusuri dugaan keterlibatan berbagai pihak secara menyeluruh, tanpa pandang bulu.

Lebih lanjut, Noel menyebut praktik semacam ini berpotensi merusak iklim investasi dan mencederai tujuan utama penerapan K3, yakni melindungi keselamatan pekerja. Jika K3 dijadikan alat pemerasan, maka substansi perlindungan tenaga kerja justru akan kehilangan makna.

Kasus ini pun mendapat perhatian dari berbagai kalangan, termasuk pengusaha dan pengamat hukum. Mereka mendesak pemerintah dan aparat penegak hukum untuk segera bertindak tegas agar praktik pemerasan berkedok K3 tidak terus berulang.

Hingga kini, proses hukum terkait dugaan pemerasan K3 masih berjalan. Publik berharap pengungkapan kasus ini dapat menjadi momentum membersihkan praktik-praktik menyimpang yang melibatkan oknum parpol maupun ormas.

Ikuti perkembangan berita hukum dan nasional terbaru hanya di
👉 https://gelanggangnews.com/

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *