Longsor Gunung Kaupas di Serang, Akses Warga Terganggu Akibat Material Runtuhan

GelanggangNews – Bencana tanah longsor melanda kawasan Gunung Kaupas, Kabupaten Serang, Banten, dan menyebabkan terganggunya aktivitas warga sekitar. Peristiwa tersebut terjadi setelah wilayah tersebut diguyur hujan dengan intensitas tinggi, yang mengakibatkan lereng gunung tidak mampu menahan beban air dan akhirnya runtuh.

Material longsoran berupa tanah, bebatuan, dan batang pohon menutup akses jalan yang biasa digunakan warga sebagai jalur penghubung antarwilayah. Akibatnya, mobilitas masyarakat sempat terhambat dan sejumlah kendaraan terpaksa memutar arah. Warga mengaku longsor terjadi secara tiba-tiba, diawali dengan suara gemuruh dari arah lereng gunung.

Meski tidak menimbulkan korban jiwa, longsor ini sempat menimbulkan kepanikan. Beberapa rumah warga yang berada di sekitar lokasi dilaporkan terdampak material lumpur, meski kerusakan yang terjadi tergolong ringan. Warga pun diminta menjauh sementara dari area rawan guna mengantisipasi kemungkinan longsor susulan.

Petugas dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Serang bersama aparat desa dan unsur terkait segera turun ke lokasi untuk melakukan penanganan darurat. Proses pembersihan material longsor dilakukan secara bertahap dengan melibatkan alat berat dan peralatan manual. Selain membuka kembali akses jalan, petugas juga melakukan pengecekan kondisi lereng guna memastikan tingkat keamanan wilayah.

BPBD mengimbau masyarakat yang tinggal di sekitar kawasan perbukitan Gunung Kaupas agar meningkatkan kewaspadaan, khususnya saat hujan lebat berlangsung dalam waktu lama. Tanda-tanda awal longsor seperti retakan tanah, aliran air yang tidak biasa, atau pohon miring diminta segera dilaporkan kepada aparat setempat.

Pemerintah daerah menyatakan akan terus memantau kondisi wilayah rawan longsor di Kabupaten Serang. Upaya mitigasi bencana, termasuk sosialisasi kepada masyarakat dan penguatan sistem peringatan dini, akan terus dilakukan guna mengurangi risiko bencana serupa di masa mendatang.

Ikuti perkembangan berita bencana dan peristiwa daerah terkini hanya di 👉 https://gelanggangnews.com/

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *