Ruang Berita Terpercaya untuk Anda

Kondektur Damri Ditusuk Sopir Pajero Setelah Cekcok Antrean di SPBU Bandar Lampung

ByAdmin Gelanggang

Feb 14, 2025

Insiden mengejutkan terjadi di SPBU yang terletak di Jalan ZA Pagar Alam, Raja Basa, Bandar Lampung, pada Minggu sore, 9 Februari 2025, sekitar pukul 16.00 WIB. Seorang kondektur Bus Damri bernama Arief Rahman (28) menjadi korban penusukan oleh seorang pengemudi mobil Pajero.

Menurut keterangan dari Kepala Bidang Humas Polda Lampung, Kombes Yuni Iswandari, pelaku yang diketahui bernama JU (56) merupakan warga Desa Negara Ratu, Pubian, Lampung Tengah. Setelah kejadian tersebut, JU yang berprofesi sebagai wiraswasta langsung diamankan oleh aparat kepolisian.

“Kami telah memastikan bahwa peristiwa penganiayaan dengan senjata tajam ini benar-benar terjadi. Pelaku sudah kami amankan dan sekarang tengah menjalani pemeriksaan lebih lanjut,” ujar Yuni dalam pernyataan resminya, yang dikutip pada Rabu (12/2).

Korban, Arief, mengalami luka yang cukup serius, termasuk luka sobek di jari tengah tangan kanan dan luka tusuk di bagian dada kiri. Saat ini, Arief tengah mendapatkan perawatan intensif di rumah sakit.

Yuni juga menambahkan bahwa pelaku kini sudah berada dalam tahanan Polresta Bandar Lampung. Penyidik terus bekerja untuk mengumpulkan keterangan dari saksi dan menyelidiki lebih lanjut soal kronologi serta motif penusukan tersebut.

“Rekaman video yang merekam kejadian sudah kami amankan sebagai barang bukti. Sementara itu, senjata tajam yang digunakan pelaku masih dalam pencarian. Tim penyidik akan terus mengusut secara detail terkait kejadian ini,” jelas Yuni.

Kondektur Damri Ditusuk Sopir Pajero Setelah Cekcok Antrean di SPBU Bandar Lampung

Video yang beredar di media sosial memperlihatkan detik-detik terjadinya insiden tersebut. Dalam video itu, kondektur Bus Damri dan seorang pria berbaju jaket kulit hitam terlihat terlibat cekcok. Tanpa diduga, pria tersebut mengeluarkan senjata tajam dan mencoba menusuk Arief. Korban berusaha menghalangi serangan dengan tangannya, namun akhirnya terluka. Beberapa saksi yang berada di lokasi kemudian berhasil melerai pertengkaran tersebut.

Kasus ini kini tengah diselidiki lebih lanjut, dan pelaku akan dikenakan sanksi hukum sesuai dengan ketentuan yang berlaku.