GelanggangNews – Kawasan perdagangan tekstil Cipadu, Pondok Aren, Kota Tangerang Selatan (Tangsel), mencekam pada Minggu (1/2/2026) sore. Sebuah gudang dekorasi beserta empat unit ruko tekstil hangus terbakar dalam insiden yang diduga melahap seluruh isi bangunan hingga mencapai tingkat kerusakan 100 persen.
Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkar) Kota Tangsel, Dohiri, mengonfirmasi bahwa besarnya skala kebakaran ini mengakibatkan kerugian materiil yang fantastis.
“Taksiran kerugiannya kurang lebih mencapai Rp 7 miliar,” ungkap Dohiri saat dikonfirmasi pada Senin (2/2/2026).
Pengerahan Pasukan Lintas Wilayah
Laporan kebakaran pertama kali masuk ke markas komando pada pukul 17.52 WIB. Mengingat lokasi berada di area padat material mudah terbakar, Damkar Tangsel langsung meminta bantuan armada dari wilayah tetangga.
Sebanyak 29 unit mobil pemadam kebakaran diterjunkan ke lokasi, yang terdiri dari:
10 Unit: Damkar Tangerang Selatan
15 Unit: Damkar Kota Tangerang
4 Unit: Bantuan Damkar DKI Jakarta
Operasi pemadaman ini melibatkan kekuatan penuh sebanyak 150 personel pemadam gabungan serta 15 anggota Relawan Pemadam Kebakaran (REDKAR).
Kendala di Lapangan
Meski tidak ada korban jiwa dalam musibah ini, satu orang petugas pemadam dilaporkan mengalami luka ringan saat berjibaku menjinakkan si jago merah.
Dohiri juga menyoroti sejumlah hambatan teknis dan sosial yang sempat memperlambat proses pemadaman di lapangan. Beberapa kendala utama meliputi:
Keterbatasan Logistik: Masalah pada alat komunikasi (radio), kurangnya alat penerangan (senter), hingga masker oksigen.
Antusiasme Warga: Banyaknya masyarakat yang berkerumun di sekitar lokasi untuk menonton kejadian, sehingga menghalangi ruang gerak petugas dan armada.
Kondisi Terkini
Setelah melalui perjuangan panjang sejak Minggu malam, api akhirnya berhasil dipadamkan sepenuhnya. Petugas juga telah melakukan proses pendinginan guna memastikan tidak ada lagi bara api yang tersembunyi.
“Saat ini lokasi sudah dinyatakan aman dan tidak ditemukan lagi potensi api yang menyala kembali,” pungkas Dohiri.

