Ruang Berita Terpercaya untuk Anda

Kasus Hukum Hotman Paris dan Razman Arif Nasution: Sidang Memanas di Pengadilan

ByAdmin Gelanggang

Feb 8, 2025

Kasus hukum antara dua pengacara ternama, Hotman Paris dan Razman Arif Nasution, terus menjadi sorotan. Perseteruan ini berawal dari laporan yang diajukan oleh mantan asisten pribadi Hotman, Iqlima Kim, pada tahun 2022. Ia menuduh Hotman melakukan pelecehan dan menunjuk Razman sebagai kuasa hukumnya.

Namun, tak lama berselang, Hotman Paris melaporkan balik Iqlima dan Razman ke Bareskrim Polri atas dugaan pencemaran nama baik. Dalam perkembangannya, Iqlima mengklarifikasi bahwa dirinya tidak pernah secara langsung menuduh Hotman serta mengaku merasa menjadi korban kesalahan pendampingan hukum. Ia pun akhirnya mengganti pengacaranya.

Bareskrim Polri berupaya mempertemukan ketiga pihak dalam proses mediasi, namun upaya tersebut gagal. Menurut kuasa hukum Iqlima, Abdul Fakhridz, suasana mediasi sangat tegang hingga hampir terjadi konfrontasi fisik antara Hotman dan Razman.

Kasus Hukum Hotman Paris dan Razman Arif Nasution: Sidang Memanas di Pengadilan

Pada 20 Maret 2023, setelah dilakukan penyelidikan, Bareskrim Polri menetapkan Razman sebagai tersangka atas dugaan pencemaran nama baik. Penetapan ini dikonfirmasi oleh Karo Penmas Divisi Humas Polri, Brigjen Ahmad Ramadhan, dalam pernyataan resminya pada 5 April 2024. Razman dijerat dengan Pasal 45 ayat (3) Jo. Pasal 27 ayat (3) UU ITE serta Pasal 310 dan 311 KUHP.

Sidang kasus ini berlangsung di Pengadilan Negeri Jakarta Utara dan berujung pada kericuhan pada 6 Februari 2025. Ketegangan terjadi setelah hakim memutuskan bahwa sidang harus digelar secara tertutup. Keputusan tersebut mendapat protes keras dari Razman. Dalam rekaman video yang diunggah Hotman Paris melalui akun Instagram-nya, terlihat Razman menghampiri Hotman dengan nada konfrontatif dan menunjuk-nunjuknya sebelum akhirnya dilerai oleh tim kuasa hukum masing-masing.

Bahkan, situasi semakin memanas ketika salah satu pengacara dari tim Razman naik ke atas meja, yang kemudian mendapat kritik tajam dari Hotman Paris. Insiden ini pun menambah perhatian publik terhadap kasus yang telah berjalan sejak 2022 ini.