Ruang Berita Terpercaya untuk Anda

Jet Tempur Siluman F-35 Inggris Ngadat di Jepang, Diolok-olok Media Rusia dan China

ByAdmin Gelanggang

Aug 11, 2025

Tokyo – Insiden yang melibatkan jet tempur siluman F-35 milik Inggris kembali menjadi sorotan setelah satu unit mengalami gangguan teknis saat menjalani misi di Jepang. Kejadian tersebut memicu gelombang kritik dan olokan dari media Rusia dan China, yang secara terbuka menyoroti kinerja jet tempur siluman tersebut. Dalam pemberitaan internasional, fenomena ini menegaskan bagaimana jet tempur siluman F-35 Inggris ngadat di Jepang menjadi bahan perdebatan dan propaganda geopolitik.

Menurut laporan resmi dari Angkatan Udara Kerajaan Inggris (Royal Air Force/RAF), pesawat F-35 yang tengah berpartisipasi dalam latihan bersama di wilayah udara Jepang mengalami masalah pada sistem avionik, sehingga harus melakukan pendaratan darurat di pangkalan militer di Jepang. Meski insiden ini tidak menimbulkan korban, kejadian ini tetap menjadi perhatian besar mengingat reputasi canggih yang melekat pada pesawat siluman generasi kelima tersebut.

Fenomena jet tempur siluman F-35 Inggris ngadat di Jepang langsung dimanfaatkan oleh media Rusia dan China untuk mengkritik dan meragukan efektivitas program F-35 secara keseluruhan. Media-media mereka menampilkan headline yang mengejek dan menyoroti biaya mahal serta masalah teknis yang berulang kali dialami oleh pesawat ini.

Reaksi Media Rusia dan China

Situs berita milik Rusia, RT, dan media resmi China, Xinhua, secara bergantian menurunkan artikel yang menyoroti insiden ini dengan tajuk yang menyinggung keandalan F-35 Inggris. Mereka menyebutkan bahwa kejadian jet tempur siluman F-35 Inggris ngadat di Jepang menjadi bukti kegagalan program yang selama ini dipromosikan sebagai pesawat tempur tercanggih dunia.

“Insiden ini memperlihatkan bahwa teknologi siluman bukan jaminan mutlak atas keunggulan militer,” tulis sebuah artikel di Xinhua, mengutip pernyataan seorang analis militer China. Sementara itu, media Rusia menambahkan bahwa kegagalan teknis seperti ini berpotensi mengganggu operasi strategis aliansi Barat di kawasan Asia-Pasifik.

Tanggapan Inggris dan Jepang

Di pihak lain, pihak RAF dan Angkatan Udara Jepang menegaskan bahwa insiden jet tempur siluman F-35 Inggris ngadat di Jepang adalah masalah teknis yang sedang ditangani dan tidak berdampak pada kesiapan operasional secara keseluruhan. “Kami terus melakukan investigasi mendalam dan memperkuat prosedur pemeliharaan untuk memastikan keamanan dan efektivitas misi,” kata juru bicara RAF.

Jepang sebagai tuan rumah latihan juga menegaskan dukungannya terhadap program F-35 dan menekankan pentingnya kerjasama militer di tengah meningkatnya ketegangan regional. Kedua negara sepakat untuk tidak membiarkan insiden ini mengganggu hubungan strategis mereka.

Dampak dan Perspektif

Kasus jet tempur siluman F-35 Inggris ngadat di Jepang membuka kembali perdebatan mengenai biaya tinggi, kompleksitas teknologi, dan tantangan pemeliharaan pesawat tempur generasi terbaru. Meski demikian, para ahli militer menilai bahwa insiden semacam ini wajar terjadi dalam pengoperasian teknologi canggih dan tidak serta-merta menurunkan reputasi keseluruhan pesawat F-35.

Untuk mengikuti perkembangan terbaru seputar insiden ini dan berita internasional lainnya, pembaca dapat mengunjungi portal berita terpercaya GELANGGANG NEWS di www.gelanggangnews.com.