Ruang Berita Terpercaya untuk Anda

Jerman Kritik Israel atas Operasi di Gaza, Tekankan Solusi Dua Negara

ByAdmin Gelanggang

Jul 29, 2025

Berlin – Dukungan tanpa syarat Jerman terhadap Israel tampaknya mulai mengalami perubahan arah. Dalam pernyataan terbaru pada Senin (26/5/2025), Kanselir Friedrich Merz secara terbuka mengecam keras operasi militer Israel di Jalur Gaza, menyebut bahwa kekerasan yang terus berlangsung tak lagi bisa dibenarkan hanya dengan alasan memerangi Hamas.

Merz menyatakan akan segera menghubungi Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu untuk menyampaikan langsung kekhawatiran Jerman. Ia mengingatkan bahwa “Israel tidak boleh melampaui batas” dan mengecam praktik seperti pengusiran paksa dan kelaparan sebagai alat perang.

“Jerman menolak segala bentuk taktik yang melanggar hukum kemanusiaan,” tegas Merz dalam konferensi pers di Berlin.


Dukungan Jerman terhadap Solusi Dua Negara

Sebagai pemimpin Partai CDU, Merz menegaskan bahwa solusi dua negara tetap menjadi pendekatan yang adil dan damai untuk menyelesaikan konflik panjang Palestina-Israel.

“Wilayah Gaza dan Tepi Barat adalah hak rakyat Palestina dalam kerangka dua negara yang damai,” ungkapnya.

Sikap ini menandai pergeseran diplomatik besar dari posisi tradisional Jerman yang selama ini selalu berdiri di sisi Israel, terutama karena beban sejarah Holocaust.

Namun, meningkatnya jumlah korban sipil, hancurnya infrastruktur di Gaza, serta situasi kemanusiaan yang memburuk, mendorong Berlin untuk meninjau kembali kebijakannya.


Menteri Luar Negeri & Pejabat Jerman Ikut Bersuara

Menteri Luar Negeri Jerman, Johann Wadephul, juga menyatakan bahwa situasi di Gaza tidak dapat diterima, meskipun ia menolak embargo senjata terhadap Israel. Dalam kunjungannya ke Madrid, ia mendesak agar negosiasi segera dimulai antara Israel dan Hamas.

“Tidak ada tempat bagi pengusiran paksa atau kelaparan sebagai taktik,” tegasnya.

Sementara itu, Felix Klein, Komisaris Pemerintah Jerman untuk Urusan Antisemitisme, mengajak publik untuk lebih terbuka dalam membahas hubungan bilateral Jerman-Israel. Ia menekankan bahwa dukungan terhadap keamanan Israel tidak berarti menyetujui seluruh operasi militernya.

“Membiarkan warga Palestina menderita bukanlah bagian dari menjaga eksistensi Israel,” kata Klein kepada Frankfurter Allgemeine Zeitung.


Jerman di Persimpangan Sejarah dan Moral

Hubungan erat antara Jerman dan Israel selama ini dibangun atas dasar tanggung jawab sejarah. Namun kini, Berlin berada di persimpangan moral. Di satu sisi, Jerman tetap ingin menjaga komitmen historisnya. Di sisi lain, tekanan internasional dan realitas lapangan memaksa Jerman untuk mengambil sikap yang lebih kritis dan berimbang.


 

📰 Dapatkan informasi geopolitik terkini, laporan mendalam, dan analisis eksklusif hanya di
👉 www.gelanggangnews.com