Ruang Berita Terpercaya untuk Anda

Indonesia–AS Sepakat Perjanjian Perdagangan Resiprokal: Tarif Impor Turun, Ekspor RI Diuntungkan

ByAdmin Gelanggang

Jul 24, 2025

Jakarta, Gelanggang News – Indonesia dan Amerika Serikat resmi menyepakati kerangka kerja Perjanjian Perdagangan Timbal Balik (Agreement on Reciprocal Trade), menandai langkah baru dalam memperkuat kemitraan ekonomi strategis kedua negara.

Dikutip dari whitehouse.gov, perjanjian ini akan memperdalam relasi dagang yang sudah dimulai sejak penandatanganan Reciprocal Trade and Investment Framework Agreement (ADR) pada 16 Juli 1996. Kini, melalui kesepakatan baru tersebut, sejumlah terobosan penting akan diberlakukan:

  1. Indonesia akan menghapus 99% hambatan tarif bagi produk industri, pangan, dan pertanian dari AS yang masuk ke pasar domestik.

  2. AS akan memangkas tarif impor produk Indonesia hingga 19%, berdasarkan Perintah Eksekutif 14257 (2 April 2025), dan terbuka kemungkinan pemangkasan tambahan untuk komoditas yang tidak diproduksi di AS.

  3. Kedua negara akan menyusun aturan asal barang yang saling menguntungkan, guna memastikan manfaat maksimal dari perjanjian ini untuk pelaku industri di Indonesia dan Amerika.

Manfaat Langsung bagi Indonesia

Sekretaris Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Susiwijono Moegiarso, menjelaskan bahwa keberhasilan ini merupakan hasil negosiasi diplomatik dan ekonomi yang solid dari pihak Indonesia.

“Kita datang dengan paket lengkap—dari usulan tarif, non-tarif, hingga rencana pembelian produk AS. Inilah yang membuat Amerika serius mempertimbangkan kerja sama ini,” ujar Susiwijono, Rabu (23/7/2025).

Ia menambahkan, tarif baru yang lebih rendah memberi daya saing ekstra bagi produk ekspor RI di pasar global, sekaligus meningkatkan ketertarikan investor asing untuk menjadikan Indonesia sebagai hub industri.

Kontrak Besar: Pembelian Pesawat USD 3,2 Miliar

Sebagai bagian dari hubungan dagang yang lebih erat, Indonesia juga sepakat untuk membeli pesawat dari Amerika Serikat senilai USD 3,2 miliar. Langkah ini dinilai sebagai bagian dari diplomasi timbal balik yang memperkuat kepercayaan ekonomi antar kedua negara.

Apa Artinya bagi Ekonomi Domestik?

Dengan berkurangnya hambatan tarif ekspor dan impor, pengusaha Indonesia kini memiliki peluang besar menembus pasar Amerika dengan biaya masuk lebih rendah. Hal ini diharapkan dapat mendorong surplus neraca perdagangan dan menciptakan efek domino positif pada sektor manufaktur dan investasi dalam negeri.


Baca berita ekonomi dan perdagangan global lainnya hanya di www.gelanggangnews.com