Geger Penemuan Mayat Ibu dan Anak di Bekas Aspol Jombang, Kondisi Terbakar dan Tanpa Busana

GelanggangNews – JOMBANG – Mayat ibu dan anak asal Nganjuk ditemukan warga di bekas Asrama Polri (Aspol) Dusun/Desa Rejoagung, Ploso, Jombang. Pihak kepolisian menemukan indikasi bahwa kedua korban sempat dibakar.

Mayat ibu dan anak ini ditemukan di dalam bekas gedung Aspol, tepatnya di bagian kolam. Kedua mayat dalam keadaan tanpa busana dan sebagian kulitnya melepuh. Posisi kedua jenazah miring sehingga saling berhadapan.

Kasat Reskrim Polres Jombang, AKP Dimas Robin Alexander, menjelaskan bahwa ibu dan anak ini diduga dibakar di dalam kolam. Namun, pihaknya masih menunggu hasil autopsi dari dokter forensik di RSUD Jombang.

“Dari visual sekilas, ada beberapa bagian kulit yang terbakar. Hal ini akan diperiksa lebih lanjut oleh dokter forensik,” jelasnya.

Dugaan bahwa ibu dan anak ini dibakar diperkuat dengan temuan barang bukti berupa dua botol bensin. Salah satu botol masih berisi penuh, sedangkan botol lainnya sudah kosong.

“Botol ini diduga berisi BBM dan sudah kami amankan. Kami tengah melakukan penyelidikan untuk mengetahui apakah ini kasus pembunuhan atau ada faktor lain,” terangnya.

Sementara itu, mengenai warna hitam pada kedua mayat, Dimas menduga hal tersebut terjadi karena proses pembusukan. Jasad ibu dan anak ini diperkirakan sudah berada di kolam bekas Aspol selama lebih dari dua hari.

“Sebab, ada saksi yang menemukan sepeda motor korban sudah terparkir lebih dari dua hari di TKP ini,” tandasnya.

Sebelumnya, dua mayat perempuan ditemukan warga di bekas Asrama Polri (Aspol) Dusun/Desa Rejoagung, Ploso, Jombang. Keduanya teridentifikasi bernama Sri Kusyanti (36) dan NCQ (5) yang berasal dari Nganjuk.

Ketua RT 03 Dusun Rejoagung, Zamroni, menjelaskan bahwa mayat perempuan dewasa dan anak-anak ini ditemukan warga sekitar pukul 14.00 WIB dalam kondisi tanpa busana.

“Ini asrama Polri yang sudah lama tidak dipakai. Kondisi mayat agak melepuh dan tampak belang-belang merah. Tidak ada warga yang mengenal mereka, sepertinya bukan warga sini,” jelasnya kepada wartawan di lokasi, Rabu (25/2/2026).

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *